Jumat, 24 Maret 2017

Dabbat al-Ard, Makhluk Akhir Zaman yang Kelak Memilah Manusia Beriman dan Kafir

Tags



Selain Ya’juj Ma’juj dan Dajjal, inilah makhluk yang akan muncul jelang hari penghakiman

Kiamat adalah sesuatu yang mutlak akan terjadi. Dalam Islam, mungkin kita sering mendengar cerita tentang beberapa makhluk tak lazim yang akan muncul sebagai pertanda kehancuran dunia. Nama Dajjal dan Ya’juj Ma’juj mungkin sudah tak asing.
Namun, bagaimana dengan Dabbat al-Ard? Mungkin makhluk tersebut lebih jarang disinggung, namun sejatinya dia juga dikisahkan akan muncul jelang hari kiamat. Lalu, seperti apa makhluk tersebut? Berikut ulasannya.

Mampu bicara segala bahasa

Dabbat al-Ard merupakan binatang buas atau bisa disebut dengan monster yang muncul dari perut bumi. Dalam Islam sendiri, makhluk ini merupakan sebagian dari tanda datangnya hari penghakiman. Binatang ini akan keluar dari kota Mekkah, tepatnya di dekat gunung Shafa.

Waktu keluarnya sendiri setelah terbitnya matahari dari barat. Makhluk ini memiliki kemampuan berbicara fasih dalam berbagai macam bahasa. Selain itu, dia juga membawa tongkat Nabi Musa As di tangan kiri dan sementara tangan kanannya memakai cincin Nabi Sulaiman As. Dia akan keluar dari bukit Sofa dan Marwa.

Wujud Dabbat al-Ard

Ibnu Jurayi sempat mengatakan jika sosok Dabbat al-Ard pernah dijabarkan dengan rici oleh Ibnu Zubair. Makhluk tersebut seperti gabungan dari banyak binatang. Dia memiliki kepala seperti kerbau, sementara matanya menyerupai babi, dan telinganya bak gajah.

Sosok tersebut juga memiliki tanduk rusa jantan, namun lehernya seperti burung unta. Dada makhluk ini menyerupai singa dengan warna kulit harimau. Dia juga memiliki panggul yang mirip kucing, namun ekornya seperti biri-biri jantan dan kakinya seperti unta. Dalam penjelasan lain, digambarkan jika Dabbat al-Ard juga memiliki bulu panjang dan pendek. Tubuhnya begitu besar, namun gerakannya sangat cepat.

Misi dan tujuan Dabbat al-Ard

Kemunculan Dabbat al-Ard bukan cuma sebagai tanda kiamat, tapi juga memiliki tujuan khusus. Dikatakan jika sosok ini nantinya akan menandai wajah-wajah manusia seluruh dunia. Bagi yang beriman, Dabbat al-Ard akan membuat wajah si manusia tersebut cerah. Tapi sebaliknya, ketika yang ditandainya adalah orang kafir, maka makhluk besar tersebut akan menjadikan wajah si sosok tersebut gelap.

Dijelaskan jika makhluk ini juga akan menjerit di kawasan Maqam Ibrahim dan Hajar Aswad, dia juga menebar-nebarkan tanah di atas kepalanya. Pekikan suaranya akan terdengar di segala penjuru dan membuat orang-orang kafir berlarian karena ketakutan. Dalam kondisi yang sama, orang mu’min yang sudah mengetahui bahwa suara tersebut berasal dari Dabbat al-Ard akan lebih tenang, dan tidak merasakan ketakutan apapun.

Keluar setelah Ya’juj Ma’juj musnah

Dabbat al-Ard muncul selepas kematian para Ya’juj Ma’juj akibat virus yang diturunkan oleh Allah SWT. Dia keluar ketika bumi telah pulih dari bencana yang dibuat oleh Ya’juj Ma’juj. Tercatat pula dalam hadist jika makhluk ini akan memukulkan tongkatnya kepada semua manusia.

Jika tongkat tersebut dipukulkan pada orang beriman maka di dahinya akan tertulis ‘ini adalah orang beriman’ sebaliknya jika dia memukulkan tongkat pada orang kafir, maka di dahinya akan tertulis ‘ini adalah orang kafir’. Binatang ini juga dikenal sebagai pembawa pesan keimanan.
Dari penjelasan di atas, setidaknya kita bisa membayangkan bagaimana wujud Dabbah al-Ard dan tugasnya di dunia. Semoga kisah dari Dabbah al-Ard kembali mengingatkan kita jika kiamat makin dekat. Domino QQ


EmoticonEmoticon