Kamis, 19 Oktober 2017

Cerita Mistis Dendam Kuntilanak Pembunuhan Sopir Taksi


Pembalasan Dendam Kuntilanak Korban Pembunuhan Supir Taksi

BandarQ Domino 99 Domino QQ Poker Online Terbaik Dan Terpercaya

Misteri Nyata Tengah Malam akan berbagi kisah pengalaman Teror Arwah Korban Pembunuhan.expobia.id akan selalu update setiap harinya berbagai kisah misteri,cerita mistis,cerita hantu,cerita horor.  Situs Judi Online

Kisah Nyata Mistis Misteri Penampakkan Kuntilanak

“Untuk apa kamu kerja sampai larut malam begitu? Apa kamu nggak pernah baca di koran-koran? Saat ini begal sedang merajalela! Pulang malam-malam, besoknya ditemukan sudah di kali. Ngambang. Jadi mayat! Begitulah ibu saya kalau ngomong setiap saya pulang malam. Astaghfirullahalazim deh. Padahal saya kan kerja banting tulang semua demi keluarga, untuk adik, untuk ibu juga.”

Penumpang Badri berceloteh di belakang sana. Badri sesekali meliriknya dari spion tengah.la turunkan sedikit spion itu agar matanya bisa langsung menatap mata gadis itu. Mata cokelatnya terlihat terbelalak.Gadis itu melanjutkan obrolannya ke sebuah kisah beberapa tahun silam.Kisah pembunuhan seorang wanita di dalam taksi.
“Sekitar setahun yang lalu ada perempuan yang tewas terbunuh di sekitar sini, Bang...,” katanya sambil melihat ke luar jendela.

Badri mengangguk-angguk. Sesekali ia sempatkan untuk mendelik dan bertanya tentang kejadian pembunuhan tragis itu. Menurutnya pembunuhan kala itu dilakukan oleh sopir taksi dan komplotannya.Badri tersenyum saja sambil kembali mengangguk.
Ya, tepat sekali, pembunuhan kala itu memang dilakukan oleh seorang sopir taksi.Dan Si sopir taksi itu adalah Badri.

Wuuuusss... taksi yang dikemudikan Badri melaju kencang membelah jalanan. Rintik gerimis malam ini membuat perasaannya menjadi sedikit melankolis. Titik-titik hujan di kaca depan mobil sengaja tak ia sapu dengan wiper. Badri membiarkan saja air hujan itu menetes di sana dan membentuk titik-titik yang lebih besar lagi.

Suara penumpangnya jadi terdengar sayup-sayup dari belakang sana. Ia masih menceritakan kisah pembunuhan malam itu. Kisahnya sudah sampai ketika si penumpang wanita mulai merasa ketakutan karena tiba-tiba dari arah belakang taksi masuk dua orang laki-laki berjaket hitam dengan penutup wajah. Wanita itu langsung menjerit histeris. Ia sadar sekali bahwa nyawanya tengah terancam.

“Dan yang lebib anehnya lagi, Si sopir taksi malah diam saja di depannya. Padahal cewek itu sudah minta tolong sama dia. Eh, bukannya menolong, malah makin ngebut. Jelas saja cewek itu makin panik dan histeris nggak karuan. Mau keluar takut kelempar dari mobil, tapi di dalam dia terus didesak sama dua laki-laki itu. Malang banget deh nasibnya...”

“Yah... itu namanya sudah nasib, Mbak,” komentar Badri singkat.
“Nasib sih nasib, tapi harusnya cukup diambil harta bendanya saja.Dia juga kan masih kepengen hidup!” bela wanita itu.
Badri melirik wanita itu dari spion tengah.Mata mereka langsung bertemu. Wanita itu memandang Badri dengan tatapan dingin.

“Kenapa, Mbak? Kok memandang saya begitu banget?”
Wanita itu menggeleng, lalu beringsut ke dekat jendela kiri.Sambil memandang hujan wanita itu lalu kembali mengisahkan pembunuhan tragis itu.

“Bapak tahu bagaimana perasaan wanita itu? Wanita yang disiksa sebelum tewas mengenaskan... Kasihan... dia merintih... kesakitan...”Gadis itu kembali bercerita.

Seperti dibimbing, Badri jadi membayangkan kembali kejadian kelam malam itu.Tak lama setelah dua laki-laki masuk ke dalam taksinya mereka langsung menodongkan senjata ke arah gadis berambut coklat itu.Tangan salah satu dari mereka mulai jahil mencubit pipi gadis cantik itu.

“Aaarrhh... tolong, Bang... ampun! Ambil saja semua perhiasan dan uang milik saya, tapi tolong jangan bunuh saya. Saya mohon, Bang kata wanita malang itu ketika salah satu lelaki itu mengalungkan celurit di lehernya.
“Jangan lakukan, Darpo...!!” kata Badri.

Badri memang bagian dari komplotan hitam itu, namun ia tidak mau terjadi pertumpahan darah di taksinya. Badri hanya mau uang dan harta benda wanita itu, sekali lagi, harta dan benda.Bukan darahnya, apalagi nyawanya.Badri butuh pembagian jatah untuk biaya berobat anaknya.Badri tidak butuh nyawa wanita itu.
 “Aaaaaaarrrggg! !“

Tenlambat. Tak ama kemudian ia mendengar teriakan terakhir dan wanita cantik berpenampilan sexy itu. Darpo sudah menarik celuritnya yang berkilat tajam dan menggores kulit mulus leher si wanita. Ketika Badri menoleh, darah segar sudah merembes ke kerah dan semakin ke bawah, melumuri baju putih wanita itu. Kepalang tanggung, Ia melihat tangan kokoh Darpo menyudahi semuanya.Kepala Badri Iangsung terasa berat.

“Tubuh wanita itu lalu dihabisi.Harta bendanya dipreteli... dan tubuhnya dibuang ke kali.Tapi hingga kini jenazahnya masih di sana, sudah menjadi tulang-belulang yang terpisah-pisah,” kata wanita di belakang Badri mengakhiri kisahnya.
Ckiiiiiiittttt!!”

Badri menginjak rem mendadak, sebab di depan seekor kucing hitam menyebrang dengan anggunnya. Sialan!
“Maaf mbak, ada kucing lewat tiba-tiba...” kata Badri memberi penjelasan.Badri pun kembali menjalankan mobil.

Hingga beberapa menit berlalu penumpang Badri yang tadi ceriwis itu tidak juga berkomentar.Aneh.Badri pun kembali melihatnya melalui spion tengah.Spion itu mengarah ke tengah bangku. wanita itu tidak ada di sana. Badri menggeser spion ke kiri dan ke kanan.Wanita itu tidak juga terlihat.Astaga... ke mana wanita itu?!

Badri segera menengok ke belakang dan... Astaghfirullah... kosong.Tidak ada siapa pun di bangku belakang.
“Mbak  Mbak...!!” kata Badri sambil terus melihat ke seluruh sudut.Aneh sekali. Kemana perginya wanita itu?
“Mbaaak...!!
Tidak ada jawabanapa pun.
 Kisah nyata misteri cerita mistis di teror kuntilanak

Glek! Tiba-tiba Badri menyadari satu hal. wanita yang sejak tadi bercerita tentang kasus pembunuhan itu mengapa bisa tahu secara rinci semua hal yang terjadi pada malam pembunuhan itu.Ia tahu di mana wanita malang itu menyetop taksi. lajuga tahu bagaimana proses pembunuhan malam itu, bahkan..: bahkan ia tahu di mana Badri dan komplotannya membuang jenazah korban.
Tiba-tiba hidung Badri menangkap aroma anyir darah bercampur bunga melati Badri menelan ludah. Jangan-jangan. wanita tadi... BANDAR POKER ONLINE

WUUUSSSSS... Badri memacu mobilnya dengan kencang. Pandangan lelaki berkulit sawo matang itu lurus ke depan hingga sekelebat ia melihat sesosok wajah penempuan seperti menempel di jendela kanannya.Badri melirik sedikit.Benar saja.Ada sesosok wajah yang tengah memandangnya dengan tatapan dingin.Di bagian bawahnya tampak kelebatan kain putih melambai tertiup angin.Wanita itu seperti berlari menyamai kencangnya laju taksi Badri.
“Aaaaaaaaaarrrrrghhhhh...

Badri mengingak gas,sekencang mungkin. Namun semakin ia menarik gas, semakin cepat pula juga wanita itu berlari. Entah berlari entah terbang.Wanita itu lalu tersenyum, mendekatkan wajahnya ke jendela dan astaga... wajah pucatnya seperti menembus kaca jendela.
“Aaaaaaaaa
Duuuggg!! Braaakkk!!

Tengah malam itu mobilnya menabrak pembatas jalan. Beruntung tidak ada seorang pun di sana. Badri mengangkat sedikit wajahnya. Ada darah menetes dari dahinya.YaTuhan..mungkin itulah hukuman bagi manusia jahat sepertinya dirinya.

“Bang...?”
Telinga Badri menangkap suara wanita dari bangku belakang.Tubuhnya sedikit gemetar ketika mengangkat wajah dan menengok ke belakang.

Cerita mistis misteri Kuntilanak menuntut balas

Di sana duduk dengan tenang seorang wanita muda. Wajah dan tubuhnya serupa sekali dengan wanita yang tewas setahun lalu. Pakaiannya penuh darah segar, wajahnya pun hancur sebagian. Dan yang tidak bisa Badri lupa adalah sayatan lebar pada leher yang menganga seadanya.

Tak kuat menahan cengkeraman ketakutan membuat Badri keluar dari taksinya dan melangkah gontai meninggalkan tempat itu. Namun tanpa ia sadari wanita di dalam taksi itu juga keluar melalui jendela, melesat, melayang sambil mengikik dengan suara yang mendirikan bulu roma.
“Ingat Badri, kematianmu pasti datang! Cepat atau lambat kamu dan komplotanmu akan binasa ditanganku, hill... hill... hill... hiiiii !!“


BandarQ Domino 99 Domino QQ Poker Online Terbaik Dan Terpercaya

SUMBER : http://www.expobia.id/2017/02/cerita-mistis-dendam-kuntilanak.html

Rabu, 18 Oktober 2017

Kisah Cerita Mistis TerJerat Birahi Siluman Penunggu Guci Antik


Cerita Mistis Misteri Bercinta Dengan Jin Cantik Setiap Hari Selalu Update

BandarQ Domino 99 Domino QQ Poker Online Terbaik Dan Terpercaya

Misteri Nyata Tengah Malam akan selalu berbagi kisah nyata misteri dunia berdasarkan pengalaman seseorang.Diantaranya kisah nyata penampakan hantu kuntilanak,pocong,genderuwo,dll.
Pada update kali ini akan berbagi kisah pemuda yang terlena dengan hubungan sex dengan makhluk gaib,entah itu siluman,entah itu kuntilanak.kita simak kisahnya Situs Judi Online

1998, adalah suatu masa yang tak mungkin dapat kulupakan. Betapa tidak, pada masa itu, selain jatuhnya kekuasaan Presiden Soeharto disusul dengan terjadinya krisis moneter yang teramat memukuI perasaan banyak orang. Dan aku, mungkin salah satu dari sekian banyak orang yang terpaksa harus menerima akibat buruknya. Ya ... pada waktu itu, aku terkena pemberhentian hubungan kerja dari perusahaan yang selama ini menjadi gantungan hidup dari kehidupanku. 
Sejak itu, jadilah aku seorang pengangguran. Tak ada lagi bisa kulakukan, selain berjalan kesana-kemari untuk mencari lowongan pekerjaan.Aku sudah bertekad
untuk menerima segala jenis pekerjaan, asalkan halal dan dapat menutupi sekadar makan, minum dan membayar sewa kos kamar.
Hampir sebulan, alih-aIih bisa berbicara dengan personalia, di depan pintu masuk, sudah tertulis Tidak Ada Lowongan!
Aku benar-benar mulai kalut. Ketika malam, untuk melepaskan pepat, maka, aku pun duduk di pinggir jalan di ujung gang bersama-sama dengan beberapa pemuda yang bernasib sama.

Cerita mistis misteri kisah nyata terjebak hasrat birahi jin wanita cantik

Tamat SMA, tetapi belum juga mendapatkan pekerjaan. Kami saling menceritakan pengalaman pahitnya kehidupan, sementara, beberapa yang baru kembali sehabis mengamen di bus-bus kota, datang dengan membawa minuman keras murahan. Anggur Merah Cap Orang Tua. Dengan perasaan was-was, aku pun mulai merasakan panasnya minuman Anggur Merah. Sejak itu, tiap malam, aku pasti ada di tengah-tengah mereka.
Menjelang bulan ketiga, HP-ku pun berdering. Walau tak mengenal nomornya, dengan perasaan malas aku pun menerimanya; “Halo...,” kataku.
“Imran, apa kabar, kalau ada waktu, sekarang juga datang ke toko .. ya,” demikian suara dari seberang sana.
“Siapa nih?” Tanyaku penasaran.
“Gua, Fikri, banyak yang mau gua omongin. Cepet dateng ya,” kata Fikri dengan penuh harap.
“Oke ... agak siang. Maklum macet, dah lama gak ngerasain makanan enak,” kataku mulai gembira. Aku Iangsung beranjak mandi sambil berandai-andai, mungkinkah Fikri akan memberi pekerjaan?

Singkat kata, dalam pertemuan yang hangat, Fikri, teman sekelas waktu SMA, langsung menawarkan pekerjaan sebagai penjaga toko barang antik miliknya yang baru yang ada di Jawa Tengah. Tanpa berlama-lama, aku pun langsung mengangguk tanda setuju. “Kapan gua mulai kerja, dan bagaimana caranya nentuin harga masing-masing barang?” Tanyaku pada Fikri.Fikri tertawa sambil menggelenggelengkan kepala.

‘Ternyata, dari dulu, yang namanya Anto gak pernah berubah. Selalu cepat mengambil kesempatan,” kata Fikri sambil menyerahkan map berisi berbagai catatan tentang harga barang-barang yang ada di toko barunya itu, “selain gaji, lu dapet sepuluh persen komisi dari tiap yang kejual,” tambahnya.
“Oke ... trus kapan gua berangkat?” Desakku.
“Besok boleh, paling lambat lusa,” jawab Fikni sambil menyerahkan amplop berisi uang untuk biaya perjalanan sahabatnya itu,

“Kita ketemuan di sana aja, nanti gua kenalin dulu ama yang kerja di toko lain. Biar banyak temen,” sambungnya sambil pamit kembali ke toko dan selanjutnya berangkat dengan menggunakan pesawat.Malamnya, Anto langsung mentraktir teman-temannya yang biasa nongkrong di pinggir gang. Malam perpisahan.

 Hari terus berganti. Tak terasa, kehidupanku pun mulai berubah. Kini, aku lebih menyelami dan mendalami berbagai sejarah yang berkaitan dengan berbagai barang antik yang ada di toko milik Fikri. Dari sekian banyak barang yang ada, tetapi, entah kenapa, aku begitu kagum dengan gambar seorang putri berpayung yang tergambar pada guci kuno yang konon Fikri dapatkan dari salah seorang keturunan pemiliknya yang mukim di Kalimantan yang baru dibelinya siang tadi. Sudah barang tentu, ia membelinya dengan harga yang cukup tinggi.
Buktirya, harga untuk guci tersebut dibanderol dengan harga sekitar Rp 100 juta. Suatu harga yang fantastis...

“Mungkinkah ada kolektor yang membelinya?” Pertanyaan itu terus saja berputar-putar dalam benakku.
Malamnya, kebetulan malam Jumat, entah kenapa, sekali ini mataku sulit untuk dipejamkan. Anganku selalu saja terpaku pada gambar wanita cantik di guci kuno yang tadi kubersihkan. Hingga akhirnya, aku pun tertidur....

Cerita mistis misteri berhubungan badan dengan jin penunggu barang antik

Entah pada malam keberapa, aku bermimpi bertemu, berkenalan dan selanjutnya bercumbu dengan wanita yang wajahnya amat mirip dengan gambar wanita yang ada di guci kuno tersebut. Paginya, selain seprei yang berantakan, pada bagian depan CD-ku terasa ada sesuatu yang telah mengering. Walau tak ada yang tahu, dengan muka merah karena malu, aku hanya berkata; “Ah ... ternyata cuma mimpi.” BANDAR POKER ONLINE

Anehnya, sejak itu, hampir tiap malam aku merasakan mimpi yang sama. Perlahan tetapi pasti, berat badanku pun mulai menurun, sementara, beberapa barang dapat terjual dengan hanga yang luar biasa tinggi. Di atas yang ditentukan oleh Fikri. Ketika hal itu kuberitahukan, dengan perasaan riang, Fikri pun menyahut; Makanya, gua gak salah pilih kan?”

Agaknya, karena selalu merasakan hanya dalam mimpi, sore itu, menjelang mandi, aku pun bengumam setengah merutuk; “Enaknya cewek itu wujud, bukan ngimpi doang.”
Malamnya, setelah makan di warung, Anto pun kembali untuk tidur di kamarnya yang terletak di belakang.


Belum lagi ia sempat mengganti celananya dengan kain sarung, terdengar ketukan halus di pintu dan seseoraang memanggil namanya. Sesaat Anto terdiam. Namun, seiring dengan bau wewangian yang menerobos hidungnya, tanpa banyak cakap, Ia pun membukakan pintu kamar.
“Hai ... akhirnya, keinginan ini terkabul”, bisik hatinya riang ketika melihat ada sebentuk tubuh berkulit putih dan wajah cantik menguarkan senyum berdiri di depannya.

Bagai telah saling kenal, keduanya pun langsung berpelukan dengan hangat bahkan panas. Kini tak lagi sekadar pelukan, dengan ganas, Anto mendaratkan kecupan di bibir wanita yang belum sempat memperkenalkan dirinya itu. bahkan sesekali tangan dan Iidahnya dengan liar mempermainkan puncak sepasang gunung kembar wanita itu.

Tak ada kata yang terucap dari mulut keduanya, kecuali desahan dan erangan kenikmatan. Seiring dengan lolongan panjang anjing milik tetangga yang terasa menyayat dan berkepanjangan, Anto bagai lupa diri, Ia terus memacu wanita itu dengan ganas, seolah penunggang kuda yang memacu kudanya melewati bebatuan gunung gemunung yang terjal. Ia baru berhenti, ketika lahar panas di puncak gunung itu memuntahkan lahar panasnya.Kini, keduanya terdiam dengan senyum kepuasan.

Esoknya, toko benar-benar ramai. Anto. sempat kewalahan melayani pembeli yang datang membludak. Di antara para pembeli, ada seorang kakek berjenggot yang terus saja memperhatikan dirinya. “Jangan diteruskan anak muda. Selain bibitmu habis, engkau bisa masuk ke alamnya dan tak mungkin bisa ditolong oleh siapa pun,” gumam sang kakek ketika mendekati dirinya.

Tubuh Anto sontak menggigil. Ia tidak mengerti, jika apa yang dilakukannya sekarang ini adalah ulah jin penunggu guci kuno itu. Sambil menangis, Anto pun berkata dengan menghiba; “Tolong saya Kakek.”
“Baik ... nanti malam, silakan datang ke rumahku,” kata Si kakek sambil menyebutkan alamat rumahnya.
usai menutup toko tanpa berlama-lama, Anto pun Iangsung berangkat ke rumah Si kakek. Sesampainya di sana, sang kakek pun menceritakan apa yang dialami oleh Anto selama ini. Tak ada sanggahan, semuanya benar’

Ternyata, ubo rampe berupa kembang dan jajanan pasar tujuh rupa, tumpeng robyong, ingkung ayam dan beragam jenis buah-buahan, makanan dan minuman, tampaknya memang telah disediakan dan sudah tertata rapi di dalam kamar khusus sang kakek.

Mulanya, penunggu gaib guci kuno itu enggan untuk melepaskan Anto dengan alasan, ia begitu mencintainya. Sementara, sang kakek mengingatakan bahwa alam kehidupan keduanya berbeda. Pertarungan pun sempat terjadi walau hanya sesaat.

Akhirnya, lewat doa-doa khusus, sambil merintih meminta ampun, akhirnya, si kakek berhasil meminta penunggu guci kuno itu untuk tidak lagi mengganggu Anto. Kini, Anto telah menikah dengan cucu sang kakek yang menolongnya dan dikaruniai seorang bayi lelaki yang lucu. Kadang, saat melihat istri dan anaknya tengah tertidur lelap di sampingnya, ia hanya bisa menangis, menangis dan terus menangis menyesali segala perbuatannya itu.


BandarQ Domino 99 Domino QQ Poker Online Terbaik Dan Terpercaya



SUMBER : http://www.expobia.id/2017/02/cerita-mistis-terjerat-birahi-siluman-cantik-penunggu-guci-antik-kisah-misteri-hantu-seks-horor.html

Selasa, 17 Oktober 2017

Cerita Mistis Di Balik Rasa Manis Ubi Cilembu LEGENDA



Kenapa Ubi Cilembu Rasanya Manis,inilah cerita legenda asal-usulnya atau mitosnya

BandarQ Domino 99 Domino QQ Poker Online Terbaik Dan Terpercaya

Di negara kita ini ,kita banyak di warisi adat budaya mitos,yang kadang terkesan tidak masuk akal.Namun begitulah nenek moyang kita.Pada kategori Mitos,legenda ,Misteri nyata tengah malam akan berbagi kisah asal-usul kenapa kok ubi cilembu lebih manis dari ubi yang lainnya.mari kita simak sejarahnya. Situs Judi Online

Ubi merupakan jenis makanan tradisional yang banyak disuka dan dikenal di negeri ini.Selain mudah dimasak, jenis makanan yang berasal dari tanaman menjalar ini pun, sangat mudah ditanam atau dibudidayakan..

Ada banyak cara untuk memasak bahan makanan yang terkenal karena kelembutan dan kemanisan rasanya yaitu dikukus, direbus, digoreng atau di bakar
sekian banyaknya jenis ubi, ada satu saja yang namanya terkenal hingga ke beberapa daerah di luar asalnya, atau hingga ke mancanegara, yakni ubi yang berasal dari daerah Desa Cilembu, Kecamatan
pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa barat lokasinya di sekitar kaki Gunung kareumbi. Jenis ubi ini populer dengan sebutan Ubi Cilembu.
Salah satu kelebihan paling menonjol dari jenis ubi yang popularitasnya begitu melambung ini, adalah karena memiliki Dia harum dengan rasa manisnya yang legit seumpama madu. Utamanyadimasak dengan tata cara khas, yaitu dibakar atau dikukus dalam oven.


Untuk bisa mendapatkan Ubi Cilembu ini tidak susah. Tidak mesti pergi ke kawasan perkampungan asalnya di Sumedang, melainkan cukup mencari di tepian jalan yang biasa menjajakan jenis makanan oleh-oleh khas Jawa Barat saja. Seperti kawasan Bogor, Bandung atau daerah-daerah luar Jawa Barat lainnya. Bahkan hingga ke negeri tetangga, Singapura pun ada.Lantas, bagaimanakah kisahnya hingga jenis makanan tradisional ini bisa sampai terkenal dan masuk ke kawasan pasar nasional dan internasional?

Sumpah Pengutukan

Sebagaimana cerita yang didapat dari penduduk daerah asalnya itu, bahwa sebab musabab hingga menjadi terkenalnya Ubi Cilembu itu, tidak lain karena dahulunya memiliki jalan cerita legenda yang unik, yakni berawal dari ke tidaksengajaan dari seuntai kalimat ‘kutukan’ yang diberikan oleh salah seorang sesepuh terhormat Kota Sumedang.
Mitos Mistik Kenapa Ubi cilembu lebih manis dari ubi lainnya

Dikisahkan, pada masa lalu, Desa Cilembu merupakan kawasan desa terpencil yang mayoritas penduduknya hidup sebagai petani palawija yang miskin. Di tengah siang hari yang panas, datanglah seorang laki-laki pengembara tua berpakaian Iusuh.

Karena telah jauh berjalan, kakek itu nampak kelelahan. Hingga langkahnya terlihat gontai dan sorot matanya memudar. Tatkala Iangkahnya sampai di mulut desa tersebut, raut muka yang telah memerah karena keletihan serta menahan lapar dan haus itu, akhirnya terpancar juga perasaan senang. Dengan sisa tenaganya, Ia pun mendekati rumah-rumah, sekadar numpang beristirahat sekaligus meminta seteguk air atau makanan.
“Permisi,” ujarnya dengan nada parau dan bergetar, saking tidak kuat lagi menahan rasa haus dan lapar.Namun, sungguh malang kakek itu. Pemilik rumah pertama yang ia coba singgahi ternyata tidak mau bereaksi atau menyambut kehadirannya sedikit pun. Padahal sebenarnya mereka itu mendengar dan bahkan mengintip kedatangannya dari balik tirai rumahnya.


Kakek itu menduga Si empunya rumah merasa jijik atau tidak peduli karena melihat penampilannya yang kotor dan mirip pengemis.
“Permisi, Ki sanak. Bolehkah aku meminta barang seteguk air?” pinta si kakek itu tatkala mendapati penduduk yang tengah berada di pekarangan rumah yang lain.
Sebagaimana sikap penduduk sebelumnya, orang itu pun malah menggelengkan kepala seraya memberi isyarat mengusir. Hingga Si kakek itu pun berlega hati menerimanya.


Konon, dari sejumlah penduduk desa yang ada, tidak satu pun pada saat itu yang mau peduli dan bersedia memberikan seteguk air atau secuil makanan padanya. Rata-rata mereka malah bersikap jijik seraya mmberi isyarat mengusir. Alasannya, mungkin mereka tidak ingin jika setelahnya memberikan makanan atau seteguk air itu akan mendapat semacam kesialan atau tertular penyakit, karena melihat penampilannya yang kotor.


Saking merasa sedih dan kecewanya atas semua sikap penduduk desa tersebut, maka sambil berlalu pergi dan mulutnya yang telah nampak semakin mengering itu, terucap seuntai kalimat kekesalan yang tertuang dalam bahasa daerahnya,” Hese cai keur nginum- nginum acan gening di dieu mah!” Atau bila diartikan secara bebasnya, “Sangat susah air buat minum-minum saja di sini!”


Konon, dari ucapan rasa kekesalannya si kakek itulah, maka sejak itu hingga sekarang ini, di kawasan Desa Cilembu itu akhirnya sangat sulit sekali untuk mendapatkan air bersih yang bisa diminum. Karenanya, oleh.sebagian warga di sana, ucapan Si kakek itu diyakini sebagai ucapan ‘Sumpah Pengutukan’.
Setelah mendapat perlakuan yang sangat tidak menyenangkan hatinya, maka akhirnya dengan sisa-sisa tenaganya yang masih ada, kakek itu mencoba untuk terus melanjutkan perjalanannya.


Setelah melewati jalan di Iuar perkampungan itu, sampailah Ia di areal perkebunan pinggiran desa yang terhampar luas. Tepat di salah satu areal perkebunan itu, nampak seorang petani tua yang tengah giat bekerja mencangkul tanah kebunnya. Lantas, dengan Iangkahnya yang tertatih-tatih kelelahan, Ia pun menghampirinya.

Dengan nada suara memelas, Ia pun kembali menyampaikan harapannya untuk bisa mendapat seteguk air untuk membasahi tenggorokannya yang kian mengering. Sungguh beruntung, petani tua yang ditemuinya kali ini ternyata memiliki sikap yang jauh berbeda dengan penduduk yang ditemui sebelumnya.
Sebab, dengan penuh rasa suka cita serta dibarengi rasa belas kasihnya yang tulus, petani itu menyambut dan mempersilahkannya duduk beristirahat di gubuknya yang ada di sisi kebun. Lantas, Ia pun menyodorkan secangkir air minum yang dingin, serta tidak lupa disuguhinya pula sajian makanan hasil kebunnya, yakni kukusan ubi.


Maka dengan lahapnya, Si kakek itu menikmati tegukan air dan sajian makanan khas ala perkampungan tersebut. la menikmatinya dengan sangat lahap serta penuh rasa suka yang tiâda terhingga. Hingga setelah perutnya kenyang dan rasa capek tubuhnya telah pulih kembali, maka sebelum berpamitan untuk melanjutkan perjalanannya, tidak lupa Ia pun menyampaikan rasa terirna kasih yang teramat tulus pada si petani itu.
Berbarengan dengan itu, dan mulutnya yang telah segar itu, meluncur pula seuntai kallmat pujian, “Sungguh, sangat enak sekali ya, kukus ubi di sini.


Dan sebagaimana tuturan kalimat sebelumnya, maka tuturan kalimat pujian yang kedua itu pun, pada akhirnya dikonotasikan sebagal kalimat ‘pengutukan’ yang kedua kalinya. Karena kebenarannya bisa dirasakan oleh semua orang yang tinggal di sana. Sejak dari saat itu tanaman ubi jalar yang dihasilkan dari Desa Cilembu itu bisa terkenal, dikarenakan memiliki kelebihan dalam segi rasa dan aromanya itu. Lantas, siapakah kakek pengembara itu?

Sosok Kakek Pengembara

Keyakinan yang tumbuh di tengah penduduk desa tersebut, atau cerita yang melegenda turun-temurun, konon sosok kakek yang singgah ke Desa Cilembu itu, serta menyamar sebagai pengembara atau pengemis dengan kondisi tubuh dan pakaian menjijikan itu, sebenarnya merupakan penyamaran tokoh terhormat yang pernah menduduki jabatan tertinggi di kawasan Sumedang, yaknt Pangeran Aria Soeriaatmadja.


 Beliau merupakan seorang bupati yang pernah berkuasa pacla sekira tahun 1882-1919. Konon beliau mengaku menjalani laku demikian, adalah karena bermaksud untuk mengetahui secara Iangsung tentang keadaan watak dan tingkat perekonomian rakyatnya.Beliau juga merupakan pendiri sekolah pertanian pertama di Tanah Air.


Di kalangan masyarakat Sumedang sendiri, Pangeran Aria Soeriaatmadja ini dikenal sebagai sosok bupati yang memiliki tingkat kemampuan ilmu gaib yang mumpuni. Sehingga baik ucapan ataupun tingkah laku yang diperbuatnya itu sering dianggàp sebagai sebuah kelebihan yang berkekuatan luar biasa.


Selain semua keputusan yang diambilnya itu selalu bisa dibuktikan dalam fakta kehidupan yang nyata, juga semua ucapan yang dilontarkannya pun bisa terbukti dengan sendirinya. Atau yang dalam sebutan istilah pemujian klasik masyarakatnya, dikenal dengan sebutan, “Saciduh metu, saucap nyata”. Maknanya ialah, segala ucapan yang dilisankannya itu bisa terbukti dalam kenyataan.


Keterkenalan nama dan rasa Ubi Cilembu yang memiliki keharuman dan kelezatannya yang khas itu sendiri, sudah dikenal luas sejak sekira satu abad lalu, pasca didapatinya kalimat ‘Pengutukan’ dan Pangeran Aria Soeraatmadja. Pada sekitar tahun 1955, Presiden Soekarno pernah berkunjung ke Sumedang dan disuguhi sajian khas Ubi Cilembu. Kabarnya, Bung Karno pun sempat melontarkan kalimat pujian yang sama, seusai beliau mencicipinya.


Ikhwal mulai dikenalnya proses pemasakan dengan cara komersial dibakar atau dikukus dalam oven sebagaimana populer sekarang, dimulai sekira tahun 1982, yaitu saat sejumlah mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor (IPB) yang melakukan KKN di sana, berhasil melakukan uji coba penelitiannya. Dimana dengan proses pembakaran dengan cara dioven itu, proses pematangannya bisa Iebih merata dan tidak kotor.
StrukturTanah mempengaruhi hasil tanaman ubi

Benarkah kelezatan dan keterkenalan Ubi Cilembu berawal dari kalimat ‘kutukan’?
Memang sulit bagi kita sekarang untuk membantah ataupun mernbuktikannya. Sementara hasil penetitian yang intens dilakukan oleh kalangan ilmuwan pentanian dan pertanahan menunjukkan bahwa lezat dan harumnya nasa Ubi jenis Cilembu itu, karena kawasan tanah asalnya memiliki tekstur dan kadar rasa yang khas. Sehingga sangat cocok untuk ditanami tanaman jenis ubi tersebut. Sebagai buktinya, meskipun bibit ubi tersebut dicoba ditanam di daerah lain, kelezatan rasa dan keharuman aromanya tidak akan bisa sama. BANDAR POKER ONLINE

Dibalik rasanya manis dan unik, Ubi Cilembu ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

1. ubi Cilembu memiliki kandungan vitamin A 7.100 IU (international unit) dengan angka 0,001-0,69 mg per 100 gram. Yang berfungsi untuk mempenbaiki gizi bagi mereka yang kekurangan vitamin A dan menstabilkan kadar gula darah dan menurunkan resistensi insulin.

2. Ubi Cilembu mengandung kalsium hingga 46 mg per 100 gram yang berfungsi untuk metabolisme tubuh dan memperkuat tulang dan gigi.

3. Ubi Cilembu juga terdapat Vitamin B-1
0,08 mg, Vitamin B-2 0,05 mg. Niacin 0,9 mg dan C 20 mg yang memiliki banyak sekali fungsinya untuk kesahatan tubuh.

4. Ubi Cilembu ini juga sangat cocok untuk orang yang ingin diet dengan cara alami, karena dengan mengkonsumsmnya pada pagi hari secara rutin, bisa bertungsi untuk menurunkan berat badan dan menekan nafsu makan yang berlebihan.

Dari penelitian berbagai ahli, sebaiknya ubi Cilembu ini diolah tidak dengan direbus, tapi dikukus atau dioven, dengan begitu kandungan vitamin dan mineralnya akan tetap utuh dan terjaga, semoga bermanfaat.


BandarQ Domino 99 Domino QQ Poker Online Terbaik Dan Terpercaya

SUMBER : http://www.expobia.id/2017/02/cerita-mistis-di-balik-rasa-manis-ubi-cilembu-legenda-kenapa-ubi-cilembu-rasanya-manis.html

Senin, 16 Oktober 2017

Kisah Nyata Misteri Tersesat Di Gunung Gede Di Kerajaan Gaib Pajajaran


Cerita Mistis Kisah Nyata Tersesat Di Alam Gaib Gunung Gede

BandarQ Domino 99 Domino QQ Poker Online Terbaik Dan Terpercaya

Adam, 21 tahun, Demikian kebanyakan teman-teman memanggilnya, adalah salah seorang sahabat yang mungkin sulit untuk dilupakan. Betapa tidak, kecerdasan, kecepatan dalam memutuskan sesuatu, keberanian, serta kekonyolannya, membuat ia banyak memiliki teman.
Walau baru tercatat sebaga mahasiswa Fakultas Hukum di salah satu universitas yang ada di Jakarta, namun, Adam telah memiliki banyak teman. Usai masa perkenalan kampus, Adam Iangsung memllih untuk bergabung dengan mahasiswa pecinta alam, suaru kegiatan yang memang digandrungi sejak ia duduk di bangku SMP sampai SMA. Situs Judi Online

Menginjak tahun kedua, Adam sudah dipercaya untuk membawa adik-adiknya yang baru untuk mengadakan Pendidikan dan Latihan SAR di Gunung Gede. Sebelum berangkat, ketika sedang memberikan pembekalan kepada seluruh peserta dan panita, tanpa sebab yang jelas, hatinya mendadak pepat. Perasaan tak enak.

langsung saja bergayut di relung hatinya. Perasaan tak menentu semakin menjadi-jadi ketika mobil yang mereka tumpangi, tanpa sebab mogok di jalan tol. Akibatnya, mereka terlambat, dan sampai Alun-alun Suryakencana yang digunakan sebagai home base sudah menjelang malam.

Apel malam dan pembagian tenda pun dilakukan. Setelah semuanya beres, Adam meminta semuanya untuk beristirahat di dalam tenda masing-masing. Kecuali, beberapa orang bertugas jaga secara bergiliran. Entah berapa lama Adam bergolek-golek dalam tenda, di sebelahnya,Dadan, Ari, Bowo dan Rio sudah terlempar kealam mimpinya masing-tnasing.

Dengan bersijingkat, Adam memutuskan untuk mencari udara segar di luar. Begitu kakinya melangkah, lamat-lamat, telinganya menangkap ada suara keramaian. Ya suara sinden yang mendayu-dayu, membuat Adam seolah terlempar ke suatu alam yang sama sekali belum pernah dirambahnya. Namun, hati yang sedang pepat, membuat Ia terus saja melangkah menuju ke pusat suara.

Kisah Misteri tersesat ke alam gaib kerajaan Pajajaran di Gunung Gede


Bersamaan dengan terdengar suara gong, mendadak, angin seolah tak lagi bertiup,binatang malam pun secara bersamaan menghentikan suaranya, suasana pun berubah menjadi sunyi, sepi, hening bahkan hampa.. .sehingga, suara helaan napas beratnya seolah guntur yang meledak di samping telinganya.
Namun, Adam terus saja melangkah menuruti kata hatinya. Entah berapa lama ia berjalan, yang diingat, tiba-tiba, tubuhnya terlempar dan melayang kemudian berhenti dengan sendirinya.

Ketika membuka mata, seluruh tubuhnya dirasakan sakit. Bahkan, Ia tak mampu lagi menggerakkan kaki, tangan atau sekadar menggelengkan kepalanya. Sakit yang menghujam ke seluruh tulang sungsumnya, membuat Adam hanya bisa pasrah. Ia tak pernah tahu, berapa lama dirinya tergolek di tempat itu. Yang pasti, harapannya untuk mendapatkan pertolongan Iangsung terpancar ketika melihat seorang lelaki tua mendekat sambil berkata dengan bahasa Sunda yang kental dan Iangsung mengangkat tubuhnya; “Ah .. kasihan sekali, kenapa tubuhnya bisa seperti ini”

Kesakitan yang teramat sangat, membuat Adam tak sadarkan diri. Ketika membuka mata, ia hanya melihat dan merasakan bahwa dirinya terbaring di salah satu kamar besar dengan segala perabotanyang terbuat dan kayu. Tak ada tilam sebagai alas tidur, kecuali tikar pandan, sementara, bantal terbuat dari batang kayu yang bagian tengahmya diberi ceruk --- belum lagi ia merasakan berbagai keanehan yang sekarang dialaminya, kembali terdengar suara halus; “Abah ... tamunya sudah bangun.”

Dan tak lama kemudian, masuk lelaki tua sambil membawa bumbung bambu. “Sekarang waktunya minum obat”, katanya sambil mengangkat tubuh Adam.
Bagai kerbau dicucuk hidung, Adam langsung membuka mulut dan menelan habis ramuan yang pahit, agak pedas namun terasa hangat menjalari tubuhnya. Ketika kesadaran mulai mengisi seluruh relung benaknya, Adam pun terkesiap.

“Di manakah aku sekarang?” Tanyanya kepada lelaki tua yang dengan penuh kasih sayang merawatnya.
‘Nanti Aden bakal tahu sendiri,” begitu jawab si lelaki tua yang ada di depannya itu.
“Maksud Kakek?” Desak Adam penasaran.
“lya ... nanti Aden akan tahu, sekarang istirahat, dan besok bisa latihan berjalan,” ujar si lelaki tua itudengan wajah sumringah sambil menggerak-gerakkan sepasang kaki Adam.

Dan benar, esoknya, Adam mulal belajar berjalan. Dalam waktu singkat, karena semangat untuk sembuh terus menyala,Adam sudah bisa menguasai keseimbangan badannya dan bisa berjalan seperti sediakala. Dengan riang, ia berteriak-teriak hingga membuat seisi rumah; si kakek, nenek, dan dua cucunya yang masih kecil-kecil menghambur keluar dan turut gernbira melihat kemajuan Adam.

Tak berapa lama kemudian, muncul seorang lelaki tegap dengan mengenakan pakaian keprajuritan zaman dahulu lengkap dengan pedang panjang di pinggangnya. Sambil tersenyum, lelaki yang baru datang itu mengangsurkan tangannya sambil menyebutkan nama; “Kidang Pamungkas.”

“Adam,” sahutnya sambil terus memperhatikan lelaki yang ada di depannya dengan teliti.
Adam yang tengah kebingungan itu hanya bisa menarik napas dan menghembuskannya. Begitu yang dilakukannya berulang-ulang. “Jangan bingung dan heran, Andika adalah salah satu dari sekian banyak manusia yang dipercaya untuk bisa masuk ke alam kami,” kata lelaki yang mengaku bernama Kidang Pamungkas itu.
“Maksudnya?” Potong Adam.

Kidang Pamungkas pun bercerita panjang lebar, bahwa mereka adalah manusia-manusia yang ngahyang (mokswa-red), dan sampai sekarang masih ada --- dan hidup sebagaimana makhluk ciptaan-Nya yang lain. Menurut Kidang Pamungkas, salah satu senopati di kerajaan gaib itu, istana mereka berdiri dengan megah di salah satu tempat di Gunung Gede.

Sebagai salah satu Senapati perang yang berkuasa di bagian tengah (lereng gunung-red), maka, Kidang Pamungkas segera diberitahu ketika ada warga yang menemukan tubuh Adam tergeletak di dekat batu besar tapal batas. Untuk itu, Kidang pamungkas langsung meminta warga untuk membantu mengangkat tubuh Adam, agan bisa mendapatkan pertolongan yang semestinya. Ia mengarahkan warga agar membawa Adam ke rumah Aki Badegol, tabib istana yang sudah termasyhur kesaktiannya.

Kidang Pamungkas mencoba menelisik, siapa sebenannya Adam dan kenapa ia berada di tempat itu. Dengan lugas, Adam pun menceritakan; Ia terlahir dari ayah yang berasal dan Palembang, sedang ibunya berasal dari Bogor. Menurut tutur keluarga ibunya, salah satu leluhurnya, yang bernama Aki Putih, adalah prajurit Pajajaran. OIeh sebab itu, sampai sekarang, makam buyutnya masih dijaga oleh sepasang harimau, yang konon, merupakan sahabat setia sang leluhur pada zamannya.

Cerita nyata mistis misteri kisah tersesat di alam gaib kerajaan gaib Pajajaran Gunung Gede


Mendengar paparan Adam, Kidang Pamungkas hanya tersenyum, kemudian berkata dan mengangsurkan sesuatu dari balik bajunya; “Kalau begitu Andika masih keluarga kami. Dan sebagai penanda, maka, terimalah ini dan rawatlah dengan sebaik baiknya.”
Adam pun menenima benda yang berbalut kain putih itu.

“Sekarang, kembalilah, lewati jalan yang itu dan jangan sekali-kali menoleh ke belakang. Andika sudah ditunggu keluarga, dan teman-teman,” ujar Kidang Pamungkas sambil menunjuk jalan yang harus dilalui olehnya.

Adam mengangguk, setelah menjabat erat tangan Kidang Pamungkas, Aki Badegol dan seluruh keluarga yang selama ini dengan tulus merawatnya, Ia pun melangkah. Entah berapa lama ia berjalan, sampai akhirnya, Ia bersandar di sebuah batu besar yang dibawahnya mengalir sungai kecil dengan airnya yang teramat jernih.

Angin yang bertiup, membuat Adam terpaksa memeluk lututnya erat-erat. Bersamaan dengan itu, terdengar suara yang amat dikenalnya; “Itu lihat, Adaaaaaaaam!”
Dengan malas, Adam pun menyahut, “Oiiiiiii BANDAR POKER ONLINE

Dengan cepat, Dadan, Rio dan Bowo, langsung mendekati tubuh Adam yang kedinginan. Maklum, pakaiannya sudah tidak beraturan. Koyak di sana-sini serta penuh dengan darah dan lumpur yang sudah mengering. Dadan langsung membuka jaketnya dan menyerahkannya pada Adam. Sambil menangis, mereka pun saling berpelukan
“Akhirnya, lu balik juga,” desah Bowo.

Rio pun berceloteh, ternyata, Adam telah hilang selama sepuluh hari. Bahkan, seluruh keluarganya, termasuk himpunan pecinta alam, telah menggelar tahlil dan pengajian selama tujuh hari di rumahnya. Namun, instink Dadan. BOwo, Rio dan beberapa yang lain tak yakin jika Adam telah hilang apalagi tewas. ltulah sebabnya, kenapa mereka terus bertahan melakukan pencaian. Mereka sepakat, pencarian baru dihentikan setelah empat puluh hari.

Adam langsung meminjam telepon Rio untuk menghubungi ayah dan ibunya. Usai itu, dengan kekonyolannya, Ia pun berkata; “Sebenernya, waktu itu, gua dapet undangan dari sodara yang tinggal di sana.”
OIeh sebab itu, beberapa teman yang mengenal betapa Adam adalah sosok yang tak pernah susah, hanya mengeleng-gelengkan kepala saja dengan perasaan jengkel. Adam yang tahu akan hal itu, langsung menambahkan; “Buktinya, gua dikasih ini.”

Adam mempenlihatkan bungkusan kain putih lusuh yang dibawanya. Ketika dibuka, ternyata, sebilah mata kujang dengan rangka yang terbuat dari kayu kemuning berwama kuning gading. Akhirnya, semua hanya bisa mengangguk dan kagum serta tak habis pikir...

SUMBER : http://www.expobia.id/2017/02/kisah-nyata-misteri-tersesat-di-gunung-gede-di-kerajaan-gaib-Pajajaran.html

BandarQ Domino 99 Domino QQ Poker Online Terbaik Dan Terpercaya



Minggu, 15 Oktober 2017

Kisah Nyata Penulis Novel Di Datangi Nyi Ratu Kidul MISTERI


 Kumpulan Cerita Mistis Nyai Roro Kidul kisah nyata

BandarQ Domino 99 Domino QQ Poker Online Terbaik Dan Terpercaya

Kisah misteri nyata tengah malam, akan berbagi lagi mengenai cerita mistis horor akan eksistensi Nyai Ratu Pantai Selatan.Setelah sebelumnya menulis Eksistensi Gaib Nyi Ratu Kidul di tubuh sutinah kali ini akan berbagi kisah seorang penulis novel yang hendak menulis tentang nyi roro kidul justru malah di datangi oleh Kanjeng Ratu Pantai Selatan yang terkenal itu,bagaimana kisahnya,langsung saja simak. Situs Judi Online

Cerita Mistis Misteri Bersahabat dengan Nyai Ratu Kidul

Pada malam yang dingin itu, aku mencoba beraktifitas di dekat pepohonan rindang di halaman rumah kami pada malam hari.
Sejak kami pindah ke sini, baru malam inilah aku berani kerja di luar. Malam itu, adalah malam Jumat Kliwon, tanggal 20 Juli 2012. Kata tetanggaku, malam Jum’at adalah suatu malam keramat, malam wingit dan malam yang sangat seram. Demikian bagi sebagian masyarakat Jawa tengah, utamanya daerah kami, kabupaten Temanggung. Daerah penghasil tembakau paling berkualitas di Indonesia.
Kami baru saja pindah ke dusun terpencil ini, pada tanggal 21 Juni, Kemis Legi, bulan lalu dan Jakarta ke Kota yang termasuk wilayah karesidenan Kedu, Jawa Tangah. Satu-satunya wilayah sejuk yang ada di Jawa tengah karena dekat pegunungan.

Ya, baru kali inilah aku mengetik di teras. Dua puluh sembilan hari sebelumnya, aku banyak diam di kamar tidur. Mengetik dengan laptop, note book dan nonton televisi, dengar radio di dalam kamar tertutup. Jika tidak diam, aku berbenah.

Mulai dari  menata ruang tamu, dapur, beranda dan menyusun buku-buku di lemari jati, baju-baju dan aksesoris koleksi lukisanku. Sebab masih banyak perabotan yang belum dirapikan. Ketika semua sudah selesai, aku mencari angin di beranda. Menyelesaikan tugas-tugas ku membuat novel, hingga tuntas di tengah malam.

“Sebaiknya jangan di luar Nak, membuat skripsi di dalam aja, angin di luar malam ini nampak terlalu kencang dan kamu bisa masuk angin,” desis mamaku, sengaja keluar rumah untuk menengokku.
“lya Mama, sebentar lagi aku masuk,” jawabku, ringan.
Beberapa saat kemudian, mamaku lalu berlalu meninggalkan aku. Masuk menuju kamar tidurnya. Dan mamaku pamit kepadaku.

“Mama tidur duluan ya,Nak?” imbuh mamaku. Aku mengangguk sambil tersenyum renyah kepada mamaku. Memang, buku itu terlalu memperhatikan aku. Dia sangat cemas bila aku begadang. Dia takut aku sakit. Sebab sejak kecil, tubuhku yang ringkih sangat gampang sekali terserang penyakit. Terutama masuk angin.
“Hati-hati angin duduk, Mama takut kalau kamu terkena angin duduk. Angin duduk itu menyerang jantung dan terjadi penyempitan pembuluh darah ke pompa jantung dan orang bisa meninggal mendadak,” tutur Mama.

Papaku telah tiada. Ayahku meninggal dalam suatu tragedi kecelakaan lalu lintas di pinggir Gunung Dempo, Pagaralam, Sumatera Selatan tahun 1998 lalu. Peristiwa yang membuat kami semua pingsan, tanggal 28 Desember 1998, saat keadaan ekonomi Indonesia hancur total karena krisis ekonomi dunia dari pemerintahan Soeharto tumbang. Kerusuhan disertai pembakaran toko-toko, gedung dan rumah-rumah WNI keturunan bergerinjang hebat di kota-kota besar di Indonesia.


 Jenazah ayahku ditemukan dalam jurang sedalam 23 meter dengn mobil pribadinya, Toyota Kijang Komando yang dikendarainya hancur total.
Malam itu bulan terang benderang di atas bumi. Rembulan pumama ke 14 bulat putih yang menghiasi langit. Cakrawala malam langit Temanggung dengan kesyahduannya. Sementara itu ribuan kunang-kunang membanjiri permukaan sawah. Di mana padi sedang mengembang, mulai menguning sebagian. Sebentar lagi akan panen. Sebagian sawah itu milik kami. Baru saja kami beli dengan uang tunjangan pensiun suamiku. Kangmas Harjo Sungkono, ayah dari tiga anak.

Dengan mengucap basmallah, aku mulai menulis. Sebuah order dari penerbit Al Zamzam di Yogyakarta yang meminta aku membuat novel tentang Ratu Kidul. Siapa, mengapa dan di mana Ratu Kidul itu adanya. Novel fiksi tentangTokoh Gaib ini, tentu saja cukup berat dibuat, karena kisah Ratu Kidul masih sawang sinawang, sesuatu yang belum tentu ada.Kisah misteri cerita mistis kisah nyata terbaru.

Bahkan keberadaan berikut eksistensinya, masih di antah berantah. Berbeda dengan kisah percintaan manusia, riwayat rumah tangga dan tokoh terkenal. ltu lebih mudah karena kita bisa melakukan wawancana, membaca referensinya dan mendengarkan kisah di sana dan di sini.apalagi kisah misteri atau mistis Nyai Ratu Kidul yang sering di sebutNyi Roro Kidul masih bisa dikatakan hanya orang tertentu yang mengalaminya.
Sementara untuk Ratu Kidul, sangat berbeda sekali. Karena tokoh ini dianggap orang sebagai hayalan. Dianggap fenomena gaib, legenda dan sesuatu makhluk yang dikeramatkan juga mitos.

Malam itu, aku memulai mengisahkan tokoh ini. Aku meminta kepada Allah Azza Wajalla agar merestuiku menulis ini. Agar tidak sesat dan menyesatkan pembacaku. Sambil mengetik aku mengingat Allah Azza Wajalla dengan zikir inti, subhanallah, walhamdulillah, walailahaillalah, wallahu Akbar. Aku memohon dan berserah diri kepada Sang Khalik, agar jemariku, otakkku, perasaanku, pemikiranku di jalur yang lurus. Tidak bangkok dan tidak dibelokkan oleh siapapun. Termasuk iblis yang jahat.

Ketika introduksi dan lead aku buat sebanyak sepuluh paragraf. Tiba-tiba datang angin deras menerpa halaman rumahku. Pohon bergoyang dan daun serta dahan saling bertabrakan satu sama lain. Suara gemuruh di atas rumahku, bergerinjang hebat seperti ada kereta kuda yang melaju.
 Fenomena Penampakkan Gaib Nyai Ratu Kidul

“Oh Tuhan, ada apa ini?” bisikku, dalam hati.
Aku meninggalkan laptop dan berdiri mengawasi pepohonan. Aku melihat bulan bergeser. Meredup lalu menghilang di balik awan gelap.
“Hujan, pasti hujan,” batinku. Petir menyambar tiga kali lalu dibuntuti oleb gemuruh geluduk, kilat dan gerimis yang mulai memercik ke halamanku yang kering.

Sebelum aku menutup laptop dan masuk ke dalam rumah, datang suara bagaikan kereta kuda untuk ke sekian kali di atas rumahku.Tapi, kali ini, kereta kuda itu turun di halaman. Empat ekor kuda membawa kereta panjang dengan gebyok dadaran di tengahnya. Dan sebuah kamarjati ukir, keluar wanita cantik berkemben hijau, bermahkota emas.

Jantungku berdetak hebat dan tubuhku gemetar. Duh Gusti, makhluk apa itu dan siapakah yang datang? Aku tegak kaku berdiri. Semua ini terjadi karena aku kaget dan cemas. Tersentak melihat sosok wanita yang begitu cantik dan anggun. Lebih cantik dari pada perempuan manapun yang ada di dunia. Miss Universe pun, kalah cantik dengan tokoh ini. Siapakah dia? Tanyaku, berbisik.

“Akulah ‘yang kau cari dan engkau butuhkan. Akulah Ratu Laut Selatan. Akulah Nyai Ratu Kidul dan namaku Gusti Rara Mandalika,” desisnya, sambil tersenyum ramah.
“Kau membutuhkan aku dan diamlah di situ. Bila kau mau menulis aku, kau harus mampu mewawancani aku dan aku akan menerangkan semuanya kepadamu tentang aku, cinta, kasih sayang dan kehidupanku utuh,” tuturnya.

“Ma lam ini aku datang untuk menolongmu. Membantumu dalam penulisan karya novel fiksimu tentang aku. Agar jangan menjadikan orang keliru tentang diriku,” sorongnya.
Walau masih syok karena kaget, aku mengangguk juga kepadanya.
“Silakan ibu duduk di sini, aku akan memulai wawancara dengan ibu,” kataku.
Wangi tubuhnya luar biasa. Semerbak bau bunga melati, bunga mawar dan kembang kantil yang harum. Dengan anggun Nyai Ratu duduk dengan tata etika yang sangat sempunna. Ayu kemayu serta lembut dengan cara jawani.

Pengendali kereta turun. Dua orang pria dan tiga pengawal perempuan turun dari kereta dan kupersilahkan duduk di bangku terasku. Mereka duduk tertib dan aku mulai melakukan tanya jawab dengan Nyai Ratu.
Nyal Ratu adalah bangsa jin. Bukan makhluk khusus di luar jin dan malaikat ciptaan Allah Azza Wajalla.
“Saya hidup sudah 4800 tahun di samudera Hindia, di laut selatan tanah Jawa yang ditugaskan untuk merumah di dasar laut. Saya bukanlah penjaga laut, tetapi saya beristana di dasar laut,” ungkapnya, dengan bibir yang lembut berikut gigi putih bersih tertata rapi.

Aku mencatat semua ketenangan Ratu Kidul dan kukerahkan semua pemikiranku untuk mengorek banyak hal dari dirinya. Ratu Kidul, Gusti Rara Mandalika, mengakui tentang percintaannya dengan semua raja-raja Jawa sejak jaman dulu hingga sekarang. Semua Raja Jawa menjadi kekasihnya dan mereka saling sayang menyayangi.

Cerita mistis nyata kisah misteri di datangi oleh gaib nyi roro kidul


“Antara saya dan raja Jawa itu seperti hubungan antara muara dan laut. Saling bersatu walau berbeda jenis,”Lirihnya.
Hujan tiba-tiba berhenti dan langit kembali cerah. RembuIan tersenyum di kesunyian malam, masem mesem bagaikan menyambut riang kehadiran Nyai Ratu Kidul malam itu.

 “Engkau akan aku berikan sebuah keris dan keris itu harus dijaga dengan baik. Keris ini aku titipkan kepadamu dan dipelihara dengan baik. Setiap malam satu suro, keris ini pergi ke laut dan jangan dipertanyakan, ke mana dia. Besoknya dia akan pulang dan kembali kepadamu,” kata Nyai Ratu.
Tidak terasa pembicaraanku dengan Nyai Ratu Kidul berlangsung hingga adzan subuh. Nyai Ratu pamit dan mencium keningku dengan mesra, sebelum keretanya berangkat bergemuruh di atas persawahan daerah kami. Pergi ke arah selatan menuju Samudera Hindia. Keris titipan Nyai Ratu aku simpan rapih di dalam lemariku. Aku langsung ambil wudu’ dan melakukan sembahyang subuh.

Setelah sholat subuh, aku zikir dan wiridan hingga tertidur karena lelah. Anak gadisku, Yuanita, 14 tahun, yang duduk di kelas tiga SMP Saparna Temanggung, membangunkan aku.
“Mama, aku mau pergi ke sekolah dan aku telah membuat roti bakar sebagai bekal,” katanya. Aku mencium anakku dan meminta dia berhati-hati dijalan.Yuanita membawa motor matic beat dan setiap hari dia menggunakan kendaraan itu pulang pergi ke sekolah.

Pada malam harinya aku dikejutkan oleh suara perempuan nyinden. Lagu Jawa berbahasa kromo inggil, seperti suara para sinden wayang kulit Ki Manteb Sudarsono. Aku mencari sumber suara dan mengendap-endap dari mana suara itu muncul.

Arkian, ternyata sumber suara dari dalam lemari. Keris tangguh Kediri isoteris semar mesem pemberian Nyai Ratu itulah yang nyinden, menyanyi. Begitu aku pegang, keris itu langsung diam dan tidak bersuara sama sekali. Ternyata, keris itu hanya menggoda. Dia ingin aku pegang dan aku perhatikan.
“Dia seperti bayi yang menangis minta susu. Setelah diberi susu, bayi akan diam. Demikian dengan keris itu,” ungkap Nyai Ratu, di hari lainnya saat mendatangi aku.
Keris Titipan Nyai Roro Kidul

Kini aku bersahabat dengan keris titipan gaib itu. Aku selalu menyempatkan diri untuk melihatnya di setiap hari. Menjamah dan mengelüsnya seperti aku mengelus seorang boçah. Kéris itu ternyata hidup. Berisi jin anak asuh Nya Ratu Kidul. Jin wanita bernama Dewi Sarwastuti dan Dewi Anggita Muriata. Dua jin gadis itu akan membantuku dan memberikan energi positif berlebih kepadaku. Sungguh aku beruntung memilikinya keris itu dan dipercaya Nyai Ratu untuk merawatnya. Alhamdulillah.

Setelah sebulan aku mengetik, novelku pun jadi. Aku telah menyelesaikan 190.000 karakter dan dicetak 100 halamn. Novel itu diterjemahkan langsung ke dalam bahasa Belanda dan beredar di Eropa Barat. Laris di lnggris dan laris pula di Belanda. Bahkan di Amerika Selatan pun, permintaan begitu banyak. Baik itu di Suriname, Guyana maupun di Puerto Rico.

Belakangan aku banyak diminta seminar tentang makhluk gaib Kerajaan Samudera Hindia di Suriname, Belanda dan Inggris. Dari seminar ini aku mendapat banyak pengalaman hidup, berbagi pengalaman dan mendapatkan uang.berlimpah. BANDAR POKER ONLINE

Setiap kali aku berangkat ke Eropa dan Amerika Selatan, Nyai Ratu selalu hadir dalam kehidupanku. Nyai menemaniku dan membantuku memuluskan setiap urusanku. Kata Nyai Ratu, beliau diperintah oleh Penguasa Tunggal jagatraya untuk membantuku dan menolongku setiap aku menemui kesulitan hidup.
“Maka itu, maka rajinlah berzikir dan memuji kebesanan Allah Azza Wajalla, karena Allah telah mengutus aji Jin Laut Selatan untuk bersamaku, berteman dan saling mencintai denganku. Hubunganku sebagai manusia dengan alam jin, Ratu Laut, telah menjadikan semua urusanku mudah.

Dan, aku diminta untuk selalu ikhlas dan bersyukur, karena kepada Allah lah tempatku menyembah, berserah diri dan bergantung. Nyai Ratu juga menjalan kan perintah dan titah Yang Agung, dan manusia dilarang untuk menyembah selain kepada Allah Yang Besar, Maha Besar.(Kisah Mama Yuanita,sumber;misteri).

SUMBER : http://www.expobia.id/2017/02/kisah-nyata-penulis-novel-di-datangi-nyi-ratu-kidul-kisah-misteri.html


BandarQ Domino 99 Domino QQ Poker Online Terbaik Dan Terpercaya





Sabtu, 14 Oktober 2017

Cerita Mistis Misteri Akibat Tidur Di Kereta Mayat Kuntilanak


Kumpulan Cerita Mistis penuh misteri nyata Kuntilanak 

BandarQ Domino 99 Domino QQ Poker Online Terbaik Dan Terpercaya

Banyak sekali kisah misteri atau mistis yang dialami masyarakat indonesia jika sial atau beruntung bertemu atau melihat penampakan kuntilanak.Misteri Nyata Tengah Malam akan berbagi kisah nyata pengalaman mistis bertemu kuntilanak,bahkan bercinta dengan kuntilanak.Menurut kamu itu beruntung atau sial,kita simak kisahnya, Situs Judi Online
Akibat tidur di Kereta Mayat

Karena tidak ada tempat tidur yang nyman untuk merebahkan tubuh .Kardi memilih tidur di atas kereta mayat .Semua kamar perawatan pasien penuh sesak, beberapa keluarga yang menjaga tidur di bangku dan di sampmg kamar. Puskesmas perkebunan buka 24 jam membeludak menampung warga yang terjangkit wabah muntaber.
Malam itu bertepatan dengan malam Jum’at Kliwon, hujan lebat disertal angin membuat udara dingin menikam tulang. Kardi harus berada di Puskesmas menjaga Mariatun istrinya yang menderita penyakit paru-paru.

Pasangan ini sudah tiga tahun menikah tapi belum juga dikarunia anak. Dari pada tidur sendiri di rumah, Kardi memilih tidur di Puskesmas menemani istrinya meskipun sebenarnya penyakit Mariatun sudah mulai sembuh, namun Ia harus menunggu izin dari dokter untuk diperbolehkan pulang. Kata dokter seminggu lagi baru diizinkan pulang. Biasanya Kardi tidur menjaganya di tempat rusbang yang kosong. Namun ruangan rawat inap itu sudah penuh sesak oleh keluarga pasien yang menjaga.

Satu-satunya tempat yang masih tersisa beberapa kereta mayat. Kardi pun segera merebahkan tubuhnya di atas kereta mayat yang parkir di dekat kamar mayat. Sesaat kemudian yang terdengar suara dengkurannya, namun tiba-tiba dia dikejutkan dengan sapaan manja perempuan.
“Mas, Mas, Mas, jangan tidur di sini, ini bukan tempat tidur orang hidup. ini kereta tempat orang mati,” suara perempuan membangunkan tidurnya. Kardi membuka matanya, seorang perempuan cantik, suster, tersenyum menatapnya.
  Cerita Mistis Misteri Kisah Nyata Bercinta Dengan Suster Kuntilanak

“Habis tidak ada tempat tidur dipuskesmas ini,” jawab Kardi
“Mas tidur aja di kamar suster, Kepala Puskesmasnya aku Mas.” kata perempuan itu. Kardi masih ragu tapi akhirnya Ia menuruti ajakan suster itu. Dalam pandangan mata Kardi ruangan itu bersih sekali.
“Mas duduk dulu ya aku buatkan minuman.” Kata suster itu. Kardi hanya mengangguk. Tak lama kemudian suster itu menghidangkan dua gelas minuman.

 Saat ia meletakkan minuman jelas terlihat belahan dadanya. Birahi kajantanannya spontan bangkit.
“Mas!” ujar wanita itu, tapi kata-kata itu terputus sampai di situ. Ia sudah meraba seluruh bagian tubuh Kardi. Setelah birahi Kardi terbakar perempuan itu minta gantian. Keduanya seperti kuda liar Sumbawa berkejaran meraih kenikmatan sesaat. Setelah puncak kenikmatan itu mereka raih bersama, diri mereka seperti terbang ke surga. Keduanya pun tertidur pulas. Suara krosak membangunkan Kardi dari tidurnya. Suara itu suara petugas kebersihan puskesmas.

“Mas Kok ada di sini?” tanyanya heran. Kardi terkejut melihat tubuhnya telanjang bulat. Mana baju dan celanaku. Bisik hatinya. Ia mencari ke sana kemari sambilmenutupi kemaluannya dengan tangan. Ia bersembunyi dalam WC yang kotor. Kamar megah yang dilihatnya tadi malam ternyata gudang tempat penyimpanan alat kebersihan. Ia baru keluar dari WC setalah dibawakan baju dan celana dari rumahnya.


Bila teringat kejadian tadi malam Kardi sangat malu sekali pada warga di pondok tempat ia tinggal bersama keluarganya. Rusbang/kereta mayat itu sudah lama terletak di situ, konon pernah dijual kepada pemulung besi bekas. Tapi pembeli dan penjualnya didatangi suster cantik dalam mimpi. Suster itu meminta agar dikembalikan ke Rumah Sakit. Karena takut akhirnya rusbang/kereta mayat itu dikembalikan pemulung ke Rumah Sakit.

BandarQ Domino 99 Domino QQ Poker Online Terbaik Dan Terpercaya

Hari-hari belakangan ini sejak kejadian yang memalukan itu Kardi banyak termenung. Bahkan Ia tidak lagi datang menjenguk istrinya di Puskesmas. Ketika istrinya pulang mereka bertengkar hebat. Maniatun minta cerai.
Keputusannya berpisah dengan Kandi sudah bulat. Ditinggal istri Kardi pergi merantau ke Provinsi Riau. Di tempat yang baru ia mencoba kehidupan baru bekerja di perkebunan Sawit milik pengusaha dari Medan. Setahun merantau Kardi menikah dengan Wagisah janda beranak satu. Tapi pasangan suami istni ini tiap hari bertengkar. Akar pentengkaran itu karena Kardi tidak dapat memberikan kepuasan pada istrinya setiap berhubungan intim.

  Cerita Mistis Mitos Akibat Berhubungan seks dengan Kuntilanak

Akibat berbulan madu tempo hari dengan kuntilanak menyaru menjadi suster ia menderita impotensi permanen. Kemana-mana sudah berobat tapi tak kunjung sembuh. Pasangan suami istri ini akhirnya bercerai. Sejak berpisah dengan Wagisah Kardi tidak lagi berniat untuk menikah. Meskipun banyak orang yang menjodohkannya tapi ia tolak. Pernikahannya dengan Wagisah membuat ia trauma menikah lagi. Kardi menjalani hidupnya seonang diri.

Kini Kardi di hari tuanya Ia hidup sendiri meski tinggal di rumah gedung mewah. Dia tidak punya anak tapi tidak mau mengangkat anak. Dia meninggal dünia di rumahnya, masyarakat menemukan Kardi di kamar mandi dalam keadaan tengkurap.
Memang Puskesmas itu konon dibangun semasa pemerintahan kolonial Belanda sama dengan pembangunan rumah Administratur perkebunan, rumah asisten dan kantor besar. Puskesmas di ampalsmen PTPN II Kebuh Gohon Lama dibuka selama 24 jam guna menampung pasien rawat inap karyawan kebun, terutama penyakit TBC paru-paru. Karena lingkungan tidak sehat seperti jalan yang berdebu menyebabkan penyakit TBC dan Ispa banyak dialami warga di sana. Zaman dulu di depan Puskesmas tumbuh pohon beringin raksasa. Akar pohon beringin terjulur berjuntai ke tanah.

Saat matahari bersinar terik badan terasa sejuk berteduh di bawahnya. Beberapa pedagang panganan siang hari berjualan di sekitarnya. Di atas pohon beringin itu konon menjadi tempat hunian kuntilanak. Pada malam-malam tententu suara kuntilanak tendengar oleh wanga pondok Emplasmen Afeleng V berasal dari atas pohon beningin. Meski pohon beringin sudah ditebang, tapi penghuni gaib di sana bukan pindah ke tempat lain. Mereka masih tinggal menghuni Puskesmas. Berbagai cerita misteri terjadi dan dialami warga yang tinggal di sana.Baca juga cerita misteri Menangkap pencuri berilmu tulang kucing hitam BANDAR POKER ONLINE

Warga pondok yang tinggal di Afdeling IX tak jauh dari kuburan waktu tengah malam sering mendengar suara tawa dan tangis kuntilanak dari  tengah kuburan. Kuburan itu termasuk luas di sebelahnya hanya dibatasi parit tempat pemakaman umat Nasrani.

SUMBER : http://www.expobia.id/2017/02/cerita-mistis-misteri-akibat-tidur-di-kereta-mayat-kuntilanak-seks.html

BandarQ Domino 99 Domino QQ Poker Online Terbaik Dan Terpercaya



Kamis, 12 Oktober 2017

Kisah Nyata Pelacur Jadi Tumbal Pesugihan Raja Tega TERBARU


Cerita Misteri Nyata Terbaru Kisah Pelacur Jadi Korban Tumbal Pesugihan Suaminya

BandarQ Domino 99 Domino QQ Poker Online Terbaik Dan Terpercaya

Misteri Nyata tengah malam akan berbagi kisah misteri nyata pesugihan tumbal istrinya sendiri yang bisa di katakan Pesugihan Raja Tega dengan mengorbankan istri-istrinya sendiri.sebenarnya banyak kisah misteri yang akan kami update terus setiap harinya,jadi sering-seringlah berkunjung  ke blog www.expobia.id inilah cerita misteri kisah nyata pesugihan gaib mistis terbaru yang harus kamu baca.
Situs Judi Online

Kisah Nyata Seorang Model Menjadi Pelacur
Kisah Mistis misteri .Kemiskinan membuat aku gelap mata.Tanga1 15 September 2005 kuingat betul, adalah tanggal dan hari pertama dari momen pertama aku melakukan tindakan kejabatan asusila Gerinjang dunia pelacuran kalangan atas. Hari itu, tepatnya malam kamis pukul 19.45 di Borobudur Hotel Jakarta, untuk pertama kalinya tubuhku kuperjualbelikan.

Harga “kehormatan” ku itu tidak terlalu mahal untuk ukuran gadis kelas fotomodel seperti diriku. Malam itu aku dibayar Rp 1,5 juta oleh Hari Sujarwo, seorang perwira sebuah angkatan yang dinas di sebuah markas besar. Habis dipakai, aku langsung keramas dan menangis di kamar mandi. Kehinaan, kenistaan membuncah dahsyat menggerogoti batin dan fisikku.

“Oh Tuhan, aku telah menjadi pelacur malam ini!” bisikku.
Om Sujarwo tertidur pulas dengan mulut yang menganga, ngorok! Sementara aku tak dapat tidur dan rasanya ingin segera pulang meninggalkan hotel. Kupandangi laki-laki paruh baya yang telah beristri dan beranak tiga itu.cerita misteri pesugihan

Pikirku, dengan uangnya, pria itu telah merenggut kegadisanku. Om Robby, mucikari ku, tentu tertawa terpingkal setelah membawa segepok uang dari  om Sujarwo untuk pembelian diriku.
Ya, aku telah dijual oleh om Robby sementara aku hanya mendapatkan bagian kecil dari jumlah puluhan juta dalam transaksi itu. Padahal Om Robby tak lain pamanku sendiri. Dia adik kandung papaku. Ayah kandungku yang sudah lama meninggal dunia. Duh Gusti!.misteri nyata pesugihan

“Aku membelimu dengan harga mahal, Rp 50 juta kepada Robby untuk sebuah keperawanan. Tidak ada alasan buat kamu untuk menolak!!” bentak om Sujarwo, tatkala aku meronta dari dekapan tangannya yang kokoh. Sementara sebuah revorver berisi peluru terpelanting dari pinggangnya. Laki-laki itu mengancam akan menghabisiku bila aku menolak.cerita mistis misteri terbaru 2017

“Biadab!” umpatku. Om Sujarwo tersentak mendengar kata-kata aneh ini. Tangannya menarik rambutku dengan kasar dan berkata.
“Kau mengatakan apa barusan? Coba ulangi, ulangi sekali lagi!” tekannya.
Nyaliku ciut. Jantungku menjadi kecut. Nafasku nyaris terhenti sementara waktu karena sesak. Dengan mulut yang gagap aku minta maaf pada laki-laki berkulit hitam berkumis tebal itu.kisah misteri terbaik

Cerita Misteri Seorang Wanita Dijadikan Istri Untuk Tujuan Dijadikan Tumbal Pesugihan


“Maaf om, maksud saya Cm Robby yang biadab, bukan om ini. om Robby menjebakku. Tahukah om bahwa om Robby itu adalah paman kandungku. Dia adik langsung dari ayah saya yang sudah 10 tahun lalu meninggal dunia! Kenapa dia tega menjual aku?” lirihku.misteri nyata yang harus kamu tau

Hari Sujarwo itu ternyata sudah tahu kalau aku keponakan Robby. Bahkan dua bulan sebelumnya, transaksi sudah dilakukan. Om Robby sudah menjanjikan diriku untuk dijual pada Hari Sujarwo. Foto-fotoku semasa jadi model di beberapa majalah hiburan, dipotong-potong dan tersimpan rapih di dashboard mobil pribadi Hari Sujarwo.cerita mistis terbaru

“Kau pikir aku akan tersentuh dan terenyuh mendengar bahwa kau ponakan dari Robby si mucikari top itu? Tidak! Sekarang ini banyak sekali paman menjual keponakannya. Bahkan kau tahu, aku pernah juga membeli perawan beberapa gadis yang dijual oleh ayah kandungnya sendiri. Bahkan, baru satu minggu lalu, saya beli tiga anak perawan sekaligus yang beradik kakak yang dijoal cash oleh orangtua kandungnya. Ibu dan ayahnya! Paham?” tanya Hari Sujarwo, tak menuntut jawabanku.

Dunia sudah gila. Moral sudah bangkrut dan tak ada lagi akhlak dan norma-norma hidup dalam kehidupan ini. Aku telah tercemplung ke dalam dunia iblis. Jujur saja, sebenarnya bukan total kesalahan om Robby, tapi karena moralku juga yang sudah amblas. Ya, akibat kemiskinan, kesulitan hidup dan keterbatasan kemampuan otak juga tak adanya ketrampilan yang bias mengundang uang.

Hidup begitu banyak menuntut. Sementara honor yang kuterima tidak seberapa di dunia model yang tanggung. Ya model ecek-ecek yang menuntutku sekadar numpang nampang. Muka beken tapi dompet kempis.

Kini aku telah menjadi pelacur profesional. Setiap hari aku pindah dari satu laki-laki ke lelaki lain. Bayaranku cukup lumayan jika dibanding pelacur pinggir jalan. Perkali check ml aku dibayar Rp 500 ribu paling sedikit.Tapi anehnya, uang yang kuterima setiap malam itu habis begitu saja. Jangankan deposito, tabungan bawah kasur pun, aku tak punya. Mungkin karena sama dengan pepatah, “Uang jin di makan setan” pikirku.
Pada suatu malam, aku dibooking oleh seorang pria necis agak berumur. Laki-laki yang dimaksud adalah seorang anggota DPR yang juga paranormal. Tamuku itu bukan anggota dewan biasa, tapi dia adalah public figure yang sangat terkenal. Walau malam itu dia keluar uang banyak mentraktirku di Hardrock Café di atas Gedung Sarinah Jalan Thamrin Jakarta dan memberiku banyak yang, tapi tidak sedikitpun dia menyentuhku.

“Aku hanya butuh teman ngobrol malam ini, aku tidak butuh wanita untuk berkencan di ranjang!” akunya.
Memang, sepulangnya dari Hardrock ke hotel Garden Kemang, aku tidak diapa-apakannya, kecuali ngobrol. Dia memancingku agar berkisah tentang mengapa aku memilih profesi sebagai pelacur. Mulanya aku tidak bercerita jujur padanya. Aku mengarang-ngarang cerita yang jauh dari kenyataan. Habis aku cerita, pria berprofesi sebagi wakil rakyat itu tersenyum manis. Tidak lama kemudian matanya menyorot tajam ke mataku.

“Adik berbohong. Adik sedang mengarang suatu cerita fiktif yang jauh dari kenyataan sebagaimana yang Adik hadapi!” desaknya, tenang. Jantungku bergetar hebat. Mukaku terasa ditampar dengan tai kebo. Pikirku, pria itu punya kelebihan tertentu yang mengetahui apa yang seharusnya tidak diketahuinya. Dia tahu lebih dan apa yang sesungguhnya tidak kuketahui atas dirku.


Malam itu dia menebak dengan tepat apa yang telah kualami dan mengapa aku tercebur di dalam Lumpur noda seperti ini. Bahkan dia menebak apa yang terjadi ketika aku kecil.
Aku tertunduk malu. Aku tak berani mengangkat kepala dan menatapnya. Malu, ya aku merasa malu sekali.Tapi pria bijak itu meneduhkan batinku. Dia memegang daguku dan meminta aku menatap matanya.
“Adik tidak bersalah. Keadaaan memaksa Adik menjadi hidup seperti ni. Dan keadaan pula yang memaksa Adik menjadi wanita pekerja seks komersial. Jangan bohong. Saya tahu apa yang Adik tidak tahu dan Adik tahu dengan apa yang saya tahu. Saya seorang cenayang, dukun, yang mampu melihat sesuatu yang tidak dilihat oleh kebanyakan orang,” imbuhnya.

Malam itu dia mengantarkan aku pulang ke rumahku di pinggiran Jakarta. Rumah warisan orangtuaku yang reot dan separuh bambu di Karang Mulya, Kota Tangerang, Banten. Aku tidak diperkenannya kembali ke kosan ku di Mangga Besan VIII Nomor 7685 E. Dia meminta aku untuk berhenti menjadi wanita penjaja cinta palsu. Dia akan menjadikanku permaisuri, istri yang mulia yang diagungkan dan dihormatinya. Dia akan memberikan jaminan hidupku penuh. Uang bulanan Rp 100 juta, mobil Iambhorgini, ferrari dan fortuner.
“Kau harus menjadi wanita solehah, terhormat dan anggun, tidak kelayapan bergonta ganti lelaki seperti ini.

Cerita Misteri Melarikan Diri Menghindari Jadi Tumbal Pesugihan Raja Tega


Tapi, kau harus berubah total, seribu persen berubah. Boleh pergi ke luar rumah dengan ijinku dan boleh jalan-jalan menikmati hidup ke luar negeri bersamaku. Hapus semua adab dan kebiasaan masa lalu dan mulailah dengan hidup yang baru sebagai perempuan tenhormat,” katanya, dengan mata tajam setajam elang di angkasa biru.

Badanku mengawang seperti mimpi. Kucubit kulit tanganku, kulit pipiku dan rambutku, benarkah ini suatu kenyataan? Atau aku sedang mengigo, bermimpi atau berhalusinasi? Tidak, yang kucubit sakit. Rambut yang kutarik pedih. Dengan begitu, artinya, aku bukan sedang bermimpi. Aku benar-benar menghadapi pria tampan, baik hati dan mau menjadikan aku permaisurinya setelah dia nyatakan. Istri sudah meninggal enam tahun yang lalu dan tanpa anak.

Belakangan dia mengakui jujur, bahwa aku dipilih olehnya karena perintah maha guru supramistik di belakangnya. Raja Gaib, Kanjeng Puma Asmara, jin dari Timur Tengah yang menaunginya, meminta aku untuk dijadikan istri dan hanya aku yang bisa membawa dia kepada kejayaan sejati. Sudah lama aku dicari olehnya dan dia berbahagia sekali karena sudah menemukan aku malam itu. Bahkan gaibnya, tidak memperbolehkan aku dilepas dan harus langsung diikat dan dinikahi sebagai permaisuri utama.

Sebagai orang yang sangat awam dalam dunia supranatural, aku agak bingung juga kok begini kenyataannya. Ada seseorang lelaki yang mencari istri berdasarkan perintah mahaguru gaib yang melindunginya. Aku hanya satu dari sekian ribu nama dan hanya aku yang boleh dinikahi, walaupun kenyataannya aku hanya seorang wanita hina dina, kotor dan kumuh karena aku pelacur.

Belakangan pula terungkap karena ada tahi lalat di pipiku yang menjadi tanda. Ciri bahwa akulah menjadi pangeran kaya raya yang duda tanpa anak ini.
“Kang, aku seorang perempaun bejat, pelacur dan kotor. Apakah Akang tidak menyesal nanti, didampingi seorang stri yang sangat buruk seperti aku ini?” kataku, suatu hari, sebelum kami menikah.

“Di mata manusia biasa, kamu kotor karena kamu pelacur. Namun di mataku, kamu seorang bidadari yang turun dari kayangan. Engkau adalah mahadara, wanita tercantik di dunia astral dan kaulah wànita terbersih di jagat mistika, maka itu, mahaguru memilihmu untuk dijadikan istri. Istri pria sakti mandraguna yang linuwih, mumpuni dan hidup sebagai setengah manusia dan setengah jin.” Tukasnya, lembut.

Pernikahan itu sudah terjadi. Kami membangun rumah mewah bermodal 39 milyar rupiah di Puncak Pass, Bogor Jawa Barat. Sebuah rumah besar dengan 38 kamar tidur, kolam renang skala olimpiacle dan taman asri dengan seribu jenis kembang dan bunga di sebelah rumahku.

Majalah Asean Life style mewawancaraiku menyangkut rumah itu dan kediamanku itu menjadi trending topic di majalah dan tayangan televisi Life Style. Ya, aku menjadi wanita terkaya di Indonesia dengan bisnis 100 pabrik benang, tapikoa, orderdil mobil Korea Selatan dan 29 restoran Eropa Barat menyebar di Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Bali. Belakangan kami membangun tiga restoran besar pula di Makasar, Sulawesi Selatan.

Dari mana uang begitu mudah didapatkan oleh suamiku?
“Suamimu punya pabrik uang. Dia punya goa pribadi yang dalamnya bertumpuk sejumlah emas, intan, berlian dan uang dolar Amerika. Suamimu adalah pelaku pesugihan kelas kakap. Dia melakukan pesugihan dengan tumbal dirimu. Jika kau tidak segera keluar, tidak lama engkau akan mati mendadak. Kau seperti mati terkena serangan jantung, tapi pada dasarnya kau sudah dipersembahkan pada gaib. Pada Raja jin yang akan memakan darah, otak dan jantungmu.


 Demi Tuhan, aku jadi saksi hidup dari perbuatan suamimu yang menumbalkan dirimu sebagai istri sahnya. Bila engkau mau selamat, pergilah kabur ke luar negeri dan putuskan hubunganmu dengannya segera,” kata Ki Jala Mandra, 67 tahun, paranormal asal Malaysia yang selama ini menjadi teman baik dengan suamiku.
Jantungku berdetak hebat. Nyaliku ciut dan aku kontan ketakutan. Aku percaya apa yang dikatakan Ki Jala Mandra ini. Dia tidak bohong dan dia saksi hidup bahwa aku menjadi target utama tumbal pesugihan kelas berat yang dilakukan oleh Si Akang, suamiku.

Malam harinya aku tak dapat tidur. Si Akang memelukku erat dan membelai rambutku dengan mesra. Aku ingin sekali bertanya, tapi bahaya. Bila aku bertanya tentang itu, aku bisa Iangsung dibunuh olehnya.
“Suamimu itu kelihatan saja baik, bijak dan memperhatikanmu. Dia adalah dukun pesugihan Raja Tega, tega menumbalkan istri-istrinya untuk kekayaan dan kejayaannya. Saya kasihan kepädamu, yang akan menjadi korbannya. Sebaiknya masukkan semua uang ke rekening Bank mu

dan kaburlah ke Afnika Selatan atau ke Eropa Barat,” perintah Ki Jala Mandra, serius.
Ma lam itu Si Akang mengajak aku hubungan intim. Sebagai istri, aku lakukan kewajibanku itu dan aku sama sekali hambar. BANDAR POKER ONLINE Tidak merasakan kenikmatan sama sekali. Yang ada padaku adalah rasa takut, sesak dan gundah gulana. Pikirku, aku harus pergi menjauh, jauh sekali dari dirinya agar terbebas dari kematian. Terbebas dari tumbal yang bahaya dan membawa bencana bagi kehidupan pribadiku.
“Aku harus pengi jauh, Kang,” bisikku, dalam batin.

Kini aku sudah kabur. Aku sudah menjauh dari wilayah jangkauan tumbal Raja Jin yang akan memakan jantung dan darahku. Aku tinggal di Akmaar, tidak jauh dan Paramaribo, Suniname di Amerika Selatan. Aku membangun Bank, membangun rumah musik, karaoke, restoran di Akmaar, negara bekas jajahan Belanda ini.

Sebagai orang Jawa, aku merasa tinggal di negeri sendini di Akmaar karena banyak sekali orang Jawa di sini dan kami bensaudara. Di sini aku menggunakan bahasa leluhur, bahasa Jawa kromo hinggil, kromo madyo dan ngoko. Aku dianjurkan untuk menjadi warga negara Suniname dan menjadi bangsa Suniname. Námun, aku sangat mencintai Indonesia dan akan tetap kembali ke Jakarta bila keadaan sudah aman kelak. Aku akan aman bila Si Akang sudah mati dan Raja jin sudah digeser ke Australia Barat. Ki Jala Mandra siap membantuku dan akan menolongku bila suatu waktu aku akan kembali ke negeri tencintaku, Indonesia Jaya Raya. Kisah yang dialami Nyonya Sarwastuti Marsiah. Sumber;misteri

SUMBER : http://www.expobia.id/2017/02/kisah-nyata-pelacur-jadi-tumbal-pesugihan-raja-tega-terbaru.html

BandarQ Domino 99 Domino QQ Poker Online Terbaik Dan Terpercaya