Jumat, 17 Februari 2017

Siti Aishah, Wanita Indonesia yang Diduga Terkait Pembunuhan Kakak Tiri Kim Jong Un

Tags


Siapa yang tidak mengenal sosok Kim Jong Un, penguasa Korea Utara yang sepertinya masih menjadi yang paling ditakuti banyak warga dunia karena kekejamannya. Hal itulah yang membuat negara-negara di dunia ogah berhadapan dengan pemimpin yang satu ini. Namun apa jadinya bila Indonesia yang selama ini adem ayem di dunia Internasional harus berhadapan dengan sosok tersebut?


Itulah yang menjadi ketakutan netizen pasca dikeluarkannya statement internasional mengenai pembunuhan kakak tiri sang diktator oleh wanita Indonesia bernama Siti Aishah. Berita mengenai pembunuhan itu langsung menjadi perbincangan saat pihak kepolisian Malaysia mengeluarkan press releasenya.
Korban bernama Kim Jong Nam sendiri merupakan anak dari ayah kandung Kim Jong Un dari hasil hubungan gelapnya dengan selebritis Korea Selatan bernama Sung Hae Rim. Jong Nam selama ini diketahui mengasingkan diri di luar Korea Utara karena diusir oleh ayahnya, Kim Jong Il.

Kronologi penangkapan

Pembunuhan Kim Jong Nam yang terjadi di Terminal 2 Kuala Lumpur International Airport (KLIA) tersebut diduga dilakukan oleh dua wanita berkebangsaan Vietnam dan Indonesia. Sementara Siti Aishah sendiri ditangkap oleh kepolisian Malaysia pada hari Kamis (16/2/2017). Saat ditangkap, Siti mengenakan kaos panjang berwarna kuning dengan rambutnya yang pendek dan dibawa masuk ke dalam mobil. Sosok yang ditangkap tersebut mirip dengan yang ada di rekaman CCTV bandara saat kejadian.

Identitas Siti diperkuat dengan paspornya

Kepala Satuan Diraja Polisi Malaysia, Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Khalid Abu Bakar mengungkapkan bahwa saat penangkapan Siti menunjukkan identitasnya berupa Paspor. Di Paspor tersebut ditulis bahwa Siti lahir di Banten pada 11 Februari 1992. Pihak kepolisian Malaysia juga telah mengeluarkan surat penangkapan Warga Negara Indonesia tersebut tertanggal 16 Februari 2017.

Kim Jong Nam dibunuh dengan cara diracun

Menurut penyidik, Kim Jong Un dibunuh sebelum melakukan penerbangannya menuju Makau di Bandara Kuala Lumpur. Awalnya pria itu disekap oleh orang tak dikenal dari belakang sebelum kemudian wajahnya dililit oleh kain yang telah disemprotkan cairan kimia berbahaya. Kim Jong Nam dinyatakan kehilangan nyawa saat perjalanan menuju rumah sakit.
Sampai saat ini pihak kepolisian Malaysia masih menyelidiki kasus tersebut, sementara kedutaan Indonesia di Malaysia sedang memastikan identitas Siti Aishah dan mendampinginya selama proses penyelidikan. Semoga kejadian ini tidak menyulut konflik antara Indonesia dan Korea Utara ya. Amin Domino99


EmoticonEmoticon