Rabu, 22 Februari 2017

Kisah Tragis “The Great Gatsby Dari Batavia” Pemilik Villa Isola

Tags

BandarQ Domino 99 Domino QQ Poker Online Terbaik dan Terpercaya
Bagi warga Bandung dan sekitarnya pasti sudah tidak asing lagi dengan sebuah bangunan heritage di daerah lembang atau lebih tepatnya di kawasan universitas pendidikan bandung (UPI). Bangunan bernama villa Isola ini dibangun pada Oktober 1932 dan selesai pada Maret 1933, relatif cepat untuk sebuah bangunan megah. Tapi sedikit orang tahu siapa pemilik villa Isola ini dan kisah tragis yang dialaminya.

Dari ayah seorang Italia dan ibu seorang Jawa, Dominique Willem Barretty yang lahir pada 20 November 1890 memiliki paras di atas pria pribumi rata-rata. Berkat statusnya sebagai anak inlander atau asing, Dominique mampu mengeyam pendidikan tinggi, yang pada akhirnya mengantarkan pria tampan ini menjadi karyawan PTT (Post Telecom En Telegraaf) serta koran Java Bode, kendati pernah bekerja di dua perusahaan media besar. Dominique yang cerdas ini tidak puas, berbekal uang pinjaman, pria ini membuka perusahaan telekomunikasi telegaf sendiri pada tahun 1917. Mengusung nama ANETA (Algemeen Nieuwsen En Telegraaf Agenschap), Dominique secara tidak terduga mampu memonopoli industri telekomunikasi telegraf.

Kesuksesan Dominique tidak luput dari pribadinya yang glamour dan sosialita, kalau anda pernah lihat film The Great Gatsby maka seperti itulah kehidupan Dominique. Ia adalah sebuah pribadi yang memukau sekaligus berantakan dan tidak terkendali. Bahkan kehidupan pribadi Dominique tidak pernah lepas dari sorotan publik. Tercatat ia pernah menikah sebanyak enam kali dan menghamili beberapa wanita. Bandarq

Personalitas Dominique Barretty memang tidak perlu diragukan lagi, bahkan menjadi awal kesuksesannya. Keluwesannya bergaul membuat dirnya mampu mendapatkan kontrak spionase dengan Jepang, konon nilai kontrak spionase ini sebesar 500.000 Gulden. Hal ini membuat gubernur Belanda saat itu B.C De Jonge tidak senang dengan Barretty.

Sialnya pada tahun 1934 atau lebih tepatnya pada perjamuan malam Natal, Dominique Barretty yang tampan, sukses mendapatkan perhatian anak perempuan B.C De Jonge. Sontak sang gubernur bukan lagi tidak suka namun murka, dengan pria paling terkenal di tahun 30-an ini. Tentunya hubungan antara anak perempuan De Jonge menjadi keuntungan tersendiri bagi Dominique, konon banyak rahasia Belanda yang bocor ke Jepang ketika Dominique berhubungan dengan anak De Jonge di atas ranjang.

Seperti dikutip dari everybodygoesblog.com, pada Tahun 1934 pula ANETA mendapat pukulan telak dari dunia bisnis telekomunikasi yang berubah haluan dari telegraf ke telepon nirkabel. Kondisi ini membuat Dominique harus mencari investor baru dan ia pun pergi menuju Belanda. Desember 1934 setelah bertemu dengan para investor yang berniat membeli ANETA, Dominique pulang menggunakan pesawat DC 2 “uiver” dalam sebuah penerbangan reguler Amsterdam – Batavia. Penerbangan ini memuat empat awak dan tiga penumpang termasuk Dominique serta kargo 350kg surat. Na’as the great gatsby dari Batavia tidak pernah kembali menginjakkan kakinya di Batavia, sebab 20 Desember 1934 pesawat DC 2 “uiver” jatuh di Syria dekat perbatasan Irak.

Laporan resmi menyebutkan DC 2 “uiver” jatuh karena tersambar petir namun desas-desus yang santer beredar menyebutkan bahkan pesawat malang tersebut ditembak. Konon gubernur B.C De Jonge adalah otak dibelakang jatuhnya pesawat Dominique, ia sengaja berkonspirasi menghilangkan nyawa the great gatsby dari Batavia. Mengorbankan satu pesawat dengan empat buah awaknya, membuktikan bahwa Dominique Barretty adalah ancaman penting bagi Belanda saat itu. Domino 99

Lebih mengejutkan dari kehidupan taipan media batavia ini, adalah tidak adanya peninggalan catatan maupun surat-surat. Semuanya lenyap tak berbekas seperti ditelan waktu, satu-satunya catatan tentang Dominique Willem Barrety adalah letter of hans sebuah surat dari sekertarisnya menjadi bukti otentik tentang kehidupan flamboyan nan glamor The Great Gatsby dari Batavia. (Konon surat ini ada di arsip sejarah Netherland)

Villa Isola menjadi bukti kehidupan glamour “The Great Gatsby” dari batavia. Andai kata Dominique tidak pernah membangun Isola, mungkin namanya akan hilang terkubur waktu.

Sayang seribu sayang, orang-orang lebih mengenal gatsby tokoh fiktif dari novel F Scoot Fitzgerald dari pada the real great gatsby Dominique Willem Berrety.


BandarQ Domino 99 Domino QQ Poker Online Terbaik dan Terpercaya

Sumber : http://terselubung.in/kisah-tragis-great-gatsby-dari-batavia-pemilik-villa-isola/2/


EmoticonEmoticon