Selasa, 18 April 2017

Kazan, Kapal Selam Nuklir Rusia Paling Mematikan yang Bikin Amerika Serikat Ketar-Ketir

Tags

Dengan spesifikasi dan persenjataan yang diusungnya, Kazan diyakini sebagai kapal selam paling mematikan di dunia saat ini.

Di tengah beragam konflik internasional yang kian hari kian memanas, negara adidaya seperti Rusia masih saja sempat memamerkan alutsistanya yang luar biasa hebat. Terkini, mereka meresmikan peluncuran kapal selam nuklir terbarunya yang digadang menjadi yang terkuat dan paling mematikan di dunia bernama Kazan.


Kapal selam kelas Yasen generasi keempat yang sudah mulai dirancang sejak tahun 2009 ini adalah pemutakhiran dari kapal selam pendahulunya bernama Severodinsk. Kapal selam yang ditenagai oleh energi nuklir ini beberapa pekan lalu diluncurkan dari galangan Sevmash di Severodvinsk, Rusia. Desain Kazan adalah kombinasi epik dari teknologi kapal selam era Uni Soviet dan Rusia saat ini.

Spesifikasi yang jauh lebih canggih dari kapal selam Rusia yang pernah ada

Dibandingkan para pendahulunya, kapal selam ini telah mendapat beragam peningkatan yang membuatnya menjadi salah satu kendaraan bawah laut paling mematikan di dunia saat ini. Bahkan Kazan digadang lebih hebat dari kapal selam paling kuat dan rahasia dari kelas Seawolf milik Amerika Serikat bernama Jimmy Carter.

Mengusung spesifikasi panjang 139 meter, lebar 13 meter, dan berat saat terendam mencapai 13.800 ton, kapal selam tipe kelas M Yasen ini dapat mengangkut hingga 90 kru, bermanuver hingga 31 knot (57 kph), dan menyelam hingga kedalaman maksimum 600 meter. Kazan dapat bertahan di bawah laut hingga 100 hari.
Laksamana Vladimir Korolyov menyebutkan bahwa kapal selam ini sekaligus menandakan pencapaian luar biasa kru kapal selam Rusia yang pada tahun lalu berhasil berpatroli selama 3.000 hari di bawah laut. Angka yang sangat gila dan menandingi kehebatan prajurit Uni Soviet.

Persenjataannya dapat menghancurkan satu kota besar dari jarak jauh

Menurut surat kabar setempat, Kazan didesain sempurna untuk mengandaskan kapal selam musuh, kapal perang, pangkalan Angkatan Laut, serta target-target penting lainnya.

Dalam setiap perjalannya, Kazan dapat membawa 300 buah torpedo. Ia juga dilengkapi dengan delapan misil jarak jauh Kalibr dan Onix yang berhulu ledak nuklir. Misil jarak jauh Kalibr juga pernah digunakan dalam invasi Rusia ke Suriah pada tahun 2015 lalu. Persenjataan canggih yang dimilikinya dapat menembak target atau musuh pada jarak hingga 2.400 kilometer.
Meski disokong oleh tenaga nuklir yang menghasilkan hingga 43 ribu tenaga kuda, namun suara yang dihasilkan mesin kapal selam ini nyaris senyap dan membuat keberadaannya sulit diketahui musuh.

Fungsi vital kapal selam bagi Rusia sebagai penguasa lautan

Kapal selam adalah salah satu alutsista paling potensial. Keberadaannya sama pentingnya dengan pesawat tempur di udara atau tank baja di daratan. Kapal selam super gahar ini juga akan sangat berguna bila seandainya Rusia berencana menjalankan operasi senyap seperti memata-matai musuh tertentu.

Rusia berencana untuk menduplikasi Kazen hingga enam unit lagi selama tujuh tahun ke depan. Nantinya, kapal selam nuklir ini akan ditandemkan dengan enam kapal selam siluman Rusia bernama “Black Holes” lantaran keberadaannya yang sulit sekali terdeteksi radar.
Terlepas dari apakah Rusia memang punya dana yang melimpah untuk membuat Kazan yang lain, negara ini memang tak diragukan lagi punya kemampuan teknis yang begitu mumpuni dalam merancang kapal selam paling mematikan.
Kazan juga menjadi salah satu dari sedikit alutsista taktis dan canggih milik Rusia untuk berjaga-jaga seandainya negara tersebut kembali memasuki era perang dingin dengan Amerika Serikat. Bahkan, apabila menjurus ke perang lain yang lebih dahsyat dan tentunya diharapkan tak pernah terjadi oleh semua orang di dunia. Domino QQ


EmoticonEmoticon