Selasa, 13 Februari 2018

Kematian Marsinah dan misteri petaka di Sidoarjo


Kematian Marsinah dan misteri petaka di Sidoarjo

  Kematian Marsinah dan misteri petaka di Sidoarjo    Merdeka.com - Marsinah seorang buruh dibunuh karena memperjuangkan haknya. Pekerja PT Catur Putra Surya ini diculik dan dihabisi secara kejam.  Dia terlihat dalam kondisi hidup saat berpamitan dengan teman-temannya di Desa Siring, Sidoarjo, tanggal 5 Mei 1993 pukul 22.00 WIB.  Mayatnya ditemukan di hutan Dusun Jegong, Desa Wlangan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Kondisinya sangat menyedihkan.  Polisi menyebut Marsinah dihabisi oleh Satpam PT CPS bernama Suwono.  23 Tahun setelah Marsinah tewas, warga masih mengingatnya sebagai kenangan buruk. Mereka tahu Marsinah hilang di Tugu Kuning, sebutan warga untuk Gapura di Desa Siring.  Semenjak itu ibarat kebetulan, bencana terus menimpa wilayah itu. Apakah cuma dikait-kaitkan atau benarkah peringatan Tuhan?  Seperti yang dikatakan Sadeli, warga Desa Jatirejo, sejak kematian Marsinah, pabrik yang di sekitar Desa Siring, Jatirejo, Renokenongo, Sidoarjo, satu persatu tutup.  "Setelah kejadian itu (penculikan dan kematian), banyak pabrik tutup," terang Sadeli, yang pernah bekerja di pabrik rokok wilayah Desa Jatirejo.  Bahkan, sekarang, semua pabrik yang ada di sekitar Desa Siring, Jatirejo, Renokenongo, wilayah Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, menjadi kenangan. Sebab, semua pabrik di sekitar area tersebut hilang, tenggelam.  Luapan lumpur lapindo yang meletus pada 29 Mei 2006 silam merendam habis area tersebut. Hampir semua bangunan tersebut tidak terlihat, hanya lumpur bercampur air sejauh mata memandang.  PT CPS yang dulu sempat dikaitkan dengan kematian Marsinah pun kini lenyap ditelan lumpur. Tragis.   SUMBER : https://www.merdeka.com/peristiwa/kematian-marsinah-dan-misteri-petaka-di-sidoarjo.html

Merdeka.com - Marsinah seorang buruh dibunuh karena memperjuangkan haknya. Pekerja PT Catur Putra Surya ini diculik dan dihabisi secara kejam. Situs Judi Online

Dia terlihat dalam kondisi hidup saat berpamitan dengan teman-temannya di Desa Siring, Sidoarjo, tanggal 5 Mei 1993 pukul 22.00 WIB.

Mayatnya ditemukan di hutan Dusun Jegong, Desa Wlangan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Kondisinya sangat menyedihkan.

Polisi menyebut Marsinah dihabisi oleh Satpam PT CPS bernama Suwono.

23 Tahun setelah Marsinah tewas, warga masih mengingatnya sebagai kenangan buruk. Mereka tahu Marsinah hilang di Tugu Kuning, sebutan warga untuk Gapura di Desa Siring.

Semenjak itu ibarat kebetulan, bencana terus menimpa wilayah itu. Apakah cuma dikait-kaitkan atau benarkah peringatan Tuhan?

Seperti yang dikatakan Sadeli, warga Desa Jatirejo, sejak kematian Marsinah, pabrik yang di sekitar Desa Siring, Jatirejo, Renokenongo, Sidoarjo, satu persatu tutup.

"Setelah kejadian itu (penculikan dan kematian), banyak pabrik tutup," terang Sadeli, yang pernah bekerja di pabrik rokok wilayah Desa Jatirejo. BANDAR POKER ONLINE

Bahkan, sekarang, semua pabrik yang ada di sekitar Desa Siring, Jatirejo, Renokenongo, wilayah Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, menjadi kenangan. Sebab, semua pabrik di sekitar area tersebut hilang, tenggelam.

Luapan lumpur lapindo yang meletus pada 29 Mei 2006 silam merendam habis area tersebut. Hampir semua bangunan tersebut tidak terlihat, hanya lumpur bercampur air sejauh mata memandang.

PT CPS yang dulu sempat dikaitkan dengan kematian Marsinah pun kini lenyap ditelan lumpur. Tragis.


BandarQ Domino 99 Domino QQ Poker Online Terbaik Dan Terpercaya

SUMBER : https://www.merdeka.com/peristiwa/kematian-marsinah-dan-misteri-petaka-di-sidoarjo.html